Selasa, 31 Mei 2011

PERBANDINGAN ANTARA PENDIDIKAN ISLAM DAN BARAT

Pemahaman tentang pendidikan menurut Islam sebagaimana yang telah dijelaskan memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat mencolok dengan bagaimana dunia barat memahami pendidikan. Jika dalam Islam pendidikan harus meliputi tiga aspek seperti di atas, maka dalam pandangan barat semua aspek itu tidak perlu selalu diidentikkan. Dalam pendidikan barat juga lebih ditekankan pada rasionalitas semata.

Di Barat, pendidikan menjadi ajang pertarungan ideologis dimana apa yang menjadi tujuan pendidikan –secara tidak langsung merupakan tujuan hidup – berbenturan dengan kepentingan-kepentingan lain. Di sinilah perbedaan pendapat para filosof Barat dalam menetapkan tujuan hidup. Orang-orang Sparta salah satu kerajaan Yunani lama dahulu berpendapat bahwa tujuan hidup adalah untuk berbakti kepada negara, untuk memperkuat negara. Dan pengertian kuat menurut orang-orang Sparta adalah kekuatan fisik. Oleh sebab itu tujuan pendidikan Sparta adalah sejajar dengan tujuan hidup mereka, yaitu memperkuat, memperindah dan mempertegus jasmani.

Dari segi karakteristik, terdapat perbedaan antara pendidikan Islam dan Barat. Menurut Prof. Dr. Azyumardi Azra, Dalam Islam pendidikan memiliki karakteristik, yaitu pertama, Penguasaan Ilmu Pengetahuan. Ajaran dasar Islam mewajibkan mencari ilmu pengetahuan bagi setiap Muslim dan muslimat. Setiap Rasul yang diutus Allah lebih dahulu dibekali ilmu pengetahuan, dan mereka diperintahkan untuk mengembangkan llmu pengetahuan itu. Hal ini sesuai hadits Rasulullah saw ,

طلب العلم فريضة على كل مسلم ومسلمة

Kedua, Pengembangan Ilmu Pengetahuan. Ilmu yang telah dikuasai harus diberikan dan dikembangkan kepada orang lain. Nabi Muhammad saw sangat membenci orang yang memiliki ilmu pengethauan, tetapi tidak mau memberi dan mengembangkan kepada orang lain (HR. Ibn al-Jauzy)

كاتم العلم يلعنه كل شيء حتى الحوت في البحر والطير في السماء

Ketiga, penekanan pada nilai-nilai akhlak dalam penguasaan dan pengembangan ilmu penetahuan. Ilmu pengetahuan yang didapat dari pendidikan Islam terikat oleh nilai-nilai akhlak .

إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق

Keempat, penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, hanyalah untuk pengabdian kepada Allah dan kemaslahatan umum, seperti pada hadits riwayat Abu al-Hasan Bin Khazem bin Anas ,

تعلموا من العلم فو الله لا تؤجرون بجميع العلم حتى تعملوا

Kelima, penyesuaian terhadap perkembangan anak. Sejak awal perkembangan Islam, pendidikan Islam diberikan kepada anak sesuai umur, kemampuan, perkembangan jiwa, dan bakat anak. Setiap usaha dan proses pendidikan haruslah memperhatikan faktor pertumbuhan anak. Ali bin Abi Thalib sebagaimana dikutif Fazhur Rahman berkata :
Heart of people have desires and aptitudes; sometimes they are ready to listen and others time are not. Enter to people's hearts through their aptitudes. Talk to them when they ready to listen. For the condition of heart is such that you force to do something, then it becomes blind (and refuses to accept it). Keenam, pengembangan kepribadian. Bakat alami dan keampuan pribadi tiap-tiap anak didik diberikan kesempatan berkembang sehingga bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat. Setiap murid dipandang sebagai amanah Tuhan, dan seluruh kemampuan fisik & mental adalah anugerah Tuhan. Perkembangan kepribadian itu berkaitan dengan seluruh nilai sistem Islam, sehingga setiap anak dapat diarahan untuk mencapai tujuan Islam.

Ketujuh, penekaanan pada amal saleh dan tanggung jawab. Setiap anak didik diberi semangat dan dorongan untuk mengamalkan ilmu pengetahuan sehingga benar-benar bermanfaat bagi diri, keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Amal shaleh dan tanggung jawab itulah yang menghantarkannya kelak kepada kebahagiaan di hari kemudian kelak (HR. Muslim).
إذا مات الإنسان انقطع عمله إلا من ثلاث : صدفة جارية أو عمل ينتفع به وولد صالح يدعوله

Dengan karakteristik-karakteristik pendidikan tersebut tampak jelas keunggulan pendidikan Islam dibanding dengan pendidikan lainnya. Karena, pendidikan dalam Islam mempunyai ikatan langsung dengan nilai-nilai dan ajaran Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupannya.

Dalam pendidikan Barat, ilmu tidak lahir dari pandangan hidup agama tertentu dan diklaim sebagai sesuatu yang bebas nilai. Namun sebenarnya tidak benar-benar bebas nilai tapi hanya bebas dari nilai-nilai-nilai keagamaan dan ketuhanan. Menurut Naquib al-Attas, ilmu dalam peradaban Barat tidak dibangun di atas wahyu dan kepercayaan agama namun dibangun di atas tradisi budaya yang diperkuat dengan spekulasi filosofis yang terkait dengan kehidupan sekular yang memusatkan manusia sebagai makhluk rasional. Akibatnya, ilmu pengetahuan serta nilai-nilai etika dan moral, yang diatur oleh rasio manusia, terus menerus berubah . Sehingga dari cara pandang yang seperti inilah pada akhirnya akan melahirkan ilmu-ilmu sekular.
Masih menurut al-Attas, ada lima faktor yang menjiwai budaya dan peradaban Barat, pertama, menggunakan akal untuk membimbing kehidupan manusia; kedua, bersikap dualitas terhadap realitas dan kebenaran; ketiga, menegaskan aspek eksistensi yang memproyeksikan pandangan hidup sekular; empat, menggunakan doktrin humanisme; dan kelima, menjadikan drama dan tragedi sebagai unsur-unsur yang dominan dalam fitrah dan eksistensi kemanusiaan . Kelima faktor ini amat berpengaruh dalam pola pikir para ilmuwan Barat sehingga membentuk pola pendidikan yang ada di Barat.
Ilmu yang dikembangkan dalam pendidikan Barat dibentuk dari acuan pemikiran falsafah mereka yang dituangkan dalam pemikiran yang bercirikan materialisme, idealisme, sekularisme, dan rasionalisme. Pemikiran ini mempengaruhi konsep, penafsiran, dan makna ilmu itu sendiri. René Descartes misalnya, tokoh filsafat Barat asal Perancis ini menjadikan rasio sebagai kriteria satu-satunya dalam mengukur kebenaran. Selain itu para filosof lainnya seperti John Locke, Immanuel Kant, Martin Heidegger, Emillio Betti, Hans-Georg Gadammer, dan lainnya juga menekankan rasio dan panca indera sebagai sumber ilmu mereka, sehingga melahirkan berbagai macam faham dan pemikiran seperti empirisme, humanisme, kapitalisme, eksistensialisme, relatifisme, atheisme, dan lainnya, yang ikut mempengaruhi berbagai disiplin keilmuan, seperti dalam filsafat, sains, sosiologi, psikologi, politik, ekonomi, dan lainnya .
Perbandingan Karakteristik Pendidikan Islam dan Barat

           
ASPEK-ASPEK
PENDIDIKAN BARAT
PENDIDIKAN ISLAM
Proses Belajar Mengajar
Karena sekularistik-materialistik, maka motif dan objek belajar-mengajar semata-mata masalah keduniaan
Aktivitas belajar-mengajar ialah amal ibadah, berkaitan erat dengan pengabdian kepada Allah
Tanggungjawab belajar mengajar
Semat-mata urusan manusia
Disamping tanggungjawab kemanusiaan, juga tanggungjawab keagamaan. Karena dalam belajar mengajar, terdapat hak-hak Allah dan hak-hak makhluk lainnya pada setiap individu, khususnya bagi orang yang berilmu
Kepentingan Belajar
Belajar hanyalah untuk kepentingan dunia, sekarang dan di sini
Belajar tidak hanya untuk kepentingan hidup dunia sekarang, tetapi juga untuk kebahagiaan hidup di akhirat nanti
Konsep Pendidikan
Barat pada umumnya tidak mengaitkan pendidikan dengan pahala dan dosa. Ilmu itu bebas nilai (values free).
Islam mengaitkannya dengan pahala dan dosa karena kebajikan dan akhlak mulia merupakan unsur pokok dalam pendidikan Islam.
Tujuan Akhir Pendidikan
Hidup sejahtera di dunia secara maksimal baik sebagai warga Negara maupun sebagai warga masyarakat.
Terwujudnya insan kamil (manusia sempurna dan paripurna), yang pembentukannya selalu dalam proses sepanjang hidup (has a beginning but not an end).

Jumat, 27 Mei 2011

TEMPAT HOSTING FILE DAN DOWNLOUD VIDEO GRATIS

Bagi teman-teman yang mau menyimpan filenya agar tidak hilang di Ziddu lah jawabannya, karena di samping kita bisa menyimpan file kita, kita juga akan di bayar pakai dollar jika ada yang menggunduh file kita . ngak percaya ini buktinya, walaupun belum sampai 1 dollar.

Percaya kan nah untuk itu daftar sekarang, di sini, benar..gratis alias ngak bayar, eh..... malah di bayarin asal kita mau memasang file kita agar di downloud orang. ya itung-itung berbagi sesama temanlah.....
cepat daftar ya di sini . sudah ya by..by.....selamat jumpa. Ziddu..................lho

HIDUP SEDERHANA


Rasulullah SAW dan Nabi-nabi yang lain menyukai hidup sederhana dan wajar. Beliau menikmati ketenangan hidup secara sederhana bukan berlebih-lebihan dan berfoya-foya. Beliau hidup sederhana di segala urusannya sehari-hari baik itu dari segi makanan, berpakaian dan juga apa yang ada padanya. Beliau mencontohkan hidup yang baik pada umatnya dan bahkan penasehat mereka untuk hidup sederhana dan menahan diri dari hidup yang berpoya-poya. Dalam hadis-Nya Rasulullah mengajarkan pada umat-Nya untuk hidup sederhana.
“Orang yang mencapai kejayaannya ialah orang yang bertindak di atas prinsip Islam dan hidup secara sederhana. (HR. Ahmad Tirmidzi, Ibnu Majah, dikutip oleh mishkat, Edisi Urdu, Opcit Vol II, hal 245, No. 4934)
“Barang yang sedikit tetapi cukup (untuk memenuhi kebutuhan hidup) adalah lebih baik daripada banyak (tetapi menjadikan mereka lupa diri) dan menyesatkanya (dari jalan hidup yang sederhana). (Abu Naeem, Dikutip oleh Mishkat, Opcit. Vol II, hal. 348, No. 4962).
Al-Quran mengajak untuk hidup sederhana, menurut Al-Quran jalan yang terbaik adalah jalan tengah.
Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian. ( Al Furqaan: 67)
Meskipun Rasulullah mempunyai sumber kekayaan yang banyak, beliau tetap hidup secara sederhana yaitu berdasarkan keperluan-keperluan yang sederhana saja. Ini adalah suatu keteladanan yang sangat berharga untuk dicontoh dan diikuti. Bahkan keempat khalifah setelah beliau tetap mempertahankan hidup yang sederhana.
Anjuran Nabi ini tidak hanya terbatas pada pakaian saja tapi juga mencakup sandang, pangan, papan dan segala kebutuhan pokok. Begitu juga Allah melarang menjerat leher karena terlalu hemat sebagaimana dia melarang hambanya untuk hidup boros dan berpoya-poya, karena kedua sikap ini bertentangan dengan hidup sederhana.
1. Etika Hidup Sederhana
  • Sikap sederhana dalam membelanjakan uang pada saat krisis
Sikap yang baik adalah sikap yang sederhana dalam membelanjakan uang pada saat krisis. Inilah yang ditunjukkan oleh Al-Quran dalam kisah nabi Yusuf as.
Maka apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan dibulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan. Kemudian sesudah itu akan datang tujuh tahun yang amat sulit, yang menghabiskan apa yang kamu simpan untuk menghadapinya (tahun sulit), kecuali sedikit dari (bibit gandum) yang kamu simpan.(QS. Yusuf: 47-48).
Ayat tersebut berisi pesan dan petunjuk kepada manusia agar mereka selamat dari krisis, dengan cara mengurangi barang yang dibelanjakan selama 7 tahun masa panen, agar kelak bisa digunakan pada masa krisis.
  • Sederhana dalam menggunakan uang negara
Jika sifat sederhana dituntut dalam kehidupan pribadi, juga dituntut dalam kehidupan bernegara, khususnya dalam membelanjakan uang negara. Ini berlaku bagi semua jajaran, mulai dari kepala negara, menteri, Gubernur, sampai jajaran tingkat bawah. Para pemimpin umat Islam sepantasnya menjadi suri tauladan bagi rakyat dalam menjauhi korupsi dan memamerkan kemewahan dan kemegahan.
Pada masa kepemimpinannya, Nabi menolak tempat tidur yang empuk, bantal Nabi terbuat dari kumpulan sabut kelapa, sedangkan tikar yang beliau gunakan untuk tidur meninggalkan bekas dikulit tubuhnya. Saat meninggal dunia, beliau dalam keadaan berbaring ditempat tidur dengan menggunakan selimut kasar dan pakaian yang sangat sederhana. Begitu juga tindak-tanduk pemimpin umat Islam setelah Nabi, Abu Bakar r.a. Umar bin Khattab r.a, Usman bin Affan r.a, pada masa kepemimpinannya.
  • Islam mewajibkan umatnya bertindak moderat, mendahulukan yang primer daripada sekunder, mendahulukan sekunder daripada tersier, mendahulukan kepentingan orang banyak daripada kepentingan golongan, dan mendahulukan kepentingan rakyat kecil daripada pejabat.
  • Menjauhi pemborosan dan memakan makanan secara sederhana, begitu juga pakaian dan tempat tinggal.
Dari pemaparan diatas bisa diambil kesimpulan bahwa Allah melarang menjerat leher karena terlalu hemat sebagaimana dia melarang hambanya untuk hidup boros dan berpoya-poya. Hendaknya seorang pemimpin tidak sombong dan congkak karena mempunyai banyak harta karena harta adalah amanah yang harus dipergunakan sesuai dengan fungsinya bukan disalahgunakan. Seorang muslim tidak bermewah-mewahan dan berlebih-lebihan dalam menggunakan harta. Kebebasan individu terbatas dengan kemaslahatan orang banyak oleh karena itu seorang yang ingin melakukan kebebasan harus mempertimbangkan apakah merugikan orang-orang sekitar atau tidak. Menetapkan hukum agar bisa menekan orang-orang yang hidup dalam kemewahan.
Sedangkan etika dalam hidup sederhana adalah bagaimana seorang muslim bersikap sederhana dalam membelanjakan uang pada saat krisis, sehingga bisa mempersiapkan segala kemungkinan terjadi. Sederhana dalam menggunakan uang negara dan tidak menyalahgunakan uang tersebut untuk kepentingan pribadi apalagi untuk berpoya-poya. Islam mewajibkan umatnya bertindak moderat, mendahulukan yang primer daripada sekunder, mendahulukan sekunder daripada tersier. Sikap sederhana seorang muslim adalah menjauhi pemborosan dan memakan makanan secara sederhana, begitu juga pakaian dan tempat tinggal semuanya dilakukan pada batas kewajaran.

Kamis, 26 Mei 2011

Review NegeriAds.com - Bukan Scam

Review NegeriAds.Com - Bukan Scam

Dear teman-teman semua,.. Pada posting kali ini, saya ingin menyampaikan sebuah kabar gembira untuk Anda semua. Kabar gembiranya adalah: telah diluncurkan sebuah jaringan PPC baru, bernama NegeriAds.Com.
PPC Ads Network lagi? Betul sekali. Tapi tentu, jaringan baru ini tidak akan seperti yang lainnya. Jaringan PPC ini akan lebih user friendly, responsif dan tentunya juga lebih membawa untung untuk semua pihak.
Bagi Anda yang tertarik untuk menjadi advertiser, untuk menyebarkan iklan tentang produk-produk Anda, atau produk-produk yang Anda affiliasikan, bisa mulai mencoba untuk mengiklankannya di jaringan NegeriAds.Com.
Cost per Click (CPC) sangat murah, hanya mulai Rp 400 / klik / iklan. Dan dengan dilindungi oleh sistem Anti Fraud (1 klik / IP / hari), Anda bisa lebih tenang dan yakin bahwa setiap sen uang yang Anda keluarkan tidak sia-sia.
Bagi para affiliate dan reseller, Anda bisa menjadikan jaringan NegeriAds.Com pilihan alternatif (atau bahkan pilihan utama) untuk beriklan. Bagi para product owner, Anda pun bisa melakukan hal serupa plus merekomendasikan jaringan baru ini kepada para affiliate dan reseller Anda (karena persaingan di jaringan PPC lain sudah ketat).
Untuk mereka yang ingin menjadikan blog / website yang sudah dimiliki sebagai sebuah mesin uang, segeralah bergabung menjadi publisher NegeriAds.Com, dan mulai jaring komisi dari klak-klik pengunjung pada blog / website Anda. Pendaftaran publisher 100% GRATIS.
NegeriAds.Com memberikan sharing profit yang adil, 50%-50% antara network owner dan para publisher. Untuk jenis dan ukuran iklan, disediakan berbagai ukuran iklan berbasis text dan gambar dengan standard tampilan yang sesuai dengan ukuran IAB.
Minimum payout hanya Rp 25.000 dan dibayar dalam waktu 7-14 hari setelah request komisi dilakukan. Ini jauh lebih baik daripada banyak jaringan PPC lainnya yang baru melakukan pembayaran setelah 30 atau bahkan 40 hari setelah payout diminta... mana mau nunggu lama-lama kan?
Kesimpulannya, NegeriAds adalah tempat yang tepat bila Anda ingin menjadi seorang Advertoser atau Publisher untuk market Indonesia. Jadi untuk Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang NegeriAds.Com dan ingin mendaftar (sebagai Advertiser atupun Publisher), silakan segera datang ke:
•••> http://negeriads.com/index.php?r=4215
Selamat mencoba menjadi publisher NegeriAds.
Salam sukses untuk Anda!

Rabu, 25 Mei 2011

CARA PRAKTIS FORMAT ATAU RESET HP NOKIA YANG ERROR


Format HP Nokia – Hp sering error? Contohnya seperti SMS sulit terkirim, ngehank, keluar keterangan memory Full (padahal memorynya masih cukup), dan lain-lain?

Biasanya kita akan kebingungan dan membawanya ke tukang servis, dan tentunya mengeluarkan sedikit biaya. Tapi jangan terburu-buru dulu, sebelum dibawa ke tukang servis ada baiknya kita coba memperbaikinya sendiri dulu, salah satu cara yang bisa kita gunakan adalah melakukan format/ Reset pada HP kita. Biasanya, saat dibawa ke tukang servis pun mereka hanya akan memformat ulang HP kita, dan masalah pun selesai (saya juga pernah mengalaminya). Tips yang akan saya berikan berlaku untuk Handphone Nokia, karena merk ini adalah yang paling banuyak digunakan. Baik mari kita mulai Reset/ Format Hp Nokianya.

Biasanya yang menyebabkan HP error adalah terkena virus, terlalu banyak aplikasi (termasuk game), kesalahan instalasi software, atau tidak sengaja menghapus file-file yang penting. Karena itulah kita perlu memformat ulang Hp tersebut. Sebelum melakukan format ulang, ada baiknya memback up data-data Kamu terlebih dahulu (jika diperlukan). Untuk pengguna Telkomsel, bisa menggunakan layanan dari Telkomsel Pelindung Dataku (bukan promosi lho.). Caranya mudah, tekan *989# dan ikuti instruksi selanjutnya. Phonebook, SMS, Kalender dan data-data penting bisa tersimpan dengan aman, dan dapat diambil sewaktu-waktu. Biaya berlangganannya Rp 5.000,-/bulan.

Kembali ke topik, ada 2 cara yang bisa dilakukan untuk melakukan format hp nokia ini:

1. Soft Reset : cara ini dilakukan untuk me-restart handphone nokia kembali seperti semula tanpa menghilangkan data-data atau aplikasi yang ada di dalam handphone.
Format jenis ini dilakukan untuk nokia yang mengalami hank, dengan kata lain, hanya untuk mereset/format settingan HP seperti semula.

Kodenya: *#7780#

2. Hard Reset: Cara ini dilakukan untuk menginstall ulang HP Nokia, karena di install ulang, tentu saja semua data-data Anda akan terhapus (Data Handphone sama seperti saat masih baru)

Kodenya: *#7370#

Kedua cara di atas bisa Anda lakukan jika HP tidak mengalami kerusakan seperti:

1. HandPhone bisa booting tapi hanya sampai “Nokia” screen, kemudian Restart lagi.

2. Layar HandPhone hanya gelap hitam, tidak ada tanda kehidupan sama sekali dan tidak bisa booting.

3. HandPhone dirasuki virus dan tidak mungkin tertolong lagi.

4. HandPhone tidak bisa mendelete file yang ada di drive C.

Tapi jangan panic dulu, jika hal tersebut terjadi, Kamu bisa melakukan cara ketiga yang disebut Super Hard Reset / Teknik Flashing.

Yang Harus dilakukan terlebih dahulu:

1. Backup semua data yang ada di HandPhone kamu ke tempat yang aman, ini dikarenakan semua data-data akan terhapus. (bisa menggunakan PC suite)
Catatan : Kamu tidak bisa melakukan Back Up jika HandPhone hanya bisa booting sampai di “Nokia” screen, berdo’a saja semoga kamu masih punya backup di Komputer,he..he..

2. Pastikan baterai HandPhone dalm kondisi Full, agar tidak mati di tengah jalan, kalau HandPhone gampang drop lakukan sambil di charge.

3. Matikan HandPhone terlebih dahulu.

4. Dan inilah Bagian yang paling sulit.
Tekan dan tahan tombol yang saya sebutkan di bawah ini secara bersamaan.
o Tombol Dial (Warna Hijau)
o Tombol Bintang (*)
o Tombol angka nomer 3 (3)
o Tahan ketiga tombol tersebut sambil menghidupkan HandPhone kamu.

5. Ingat!! jangan lepas tombol angka 3 sampai keluar tulisan “formatting” dilayar HandPhone kamu.

6. Format selesai dalam beberapa saat.

7. Sekarng HandPhonenya sudah kembali seperti semula.

Jumat, 20 Mei 2011

PUJIAN 5 WAKTU

PUJIAN 5 WAKTU

ٍٍٍ فوجييان وَقْتُ الصُّبْحِ ﴾
لآَ إِلٰـهَ إِلاَّ أَنْت يَاحَيُّ يَاقَـيُّوْمْ يَاذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامْ أَمِتْنَا عَلىٰ دِيْنِ اْلإِسْلاَمْ يَارَبَّنَا وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا

﴿ فوجييان وَقْتُ الظُّهْرِ ﴾
اَللّـٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَــيِّدِنَا مُحَمَّـدٍوَعَلىٰ آلِـــهِوَصَـحْبِهِ وَسَــلِّمْ
 فوجييان وَقْتُ الْعَصْرِ﴾
اَللّـٰهُمَّ صَلِّ عَلىٰ سَــيِّدِنَا مُحَمَّـدٍوَعَلىٰ آلِـــهِ  وَصَـحْبِهِ وَسَــلِّمْ

﴿ فوجييان وَقْتُ الْمَغْرِبِ ﴾
لَمْ يَحْتَلِمْ قَطُّ طٰهٰ مُطْلَقًا أَبَدَاوَمَاتَثَآئَبَ أَصْلاً فِى مَدٰى الزَّمَانِ مِنْهُ الدَّوَابُّ فَلَمْ تَهْـرَبْ وَمَا وَقَعَتْ ذُبَابَةٌ أَبَدًا فِى جِسْمِهِ الْحَسَنِ بِخَـلْفِهِ كَأَمَـامٍ رُؤْيَةٌ ثَبَتَتْ وَلاَ يُرٰى إِثْرُ بَوْلٍ مِنْهُ فِى عَلَنِ وَقَلْبُهُ لَمْ يَنَمْ وَالْعَيْنُ قَدْ نَعَسَتْ وَلاَ يَرٰى ظِلَّهُ فِى الشَّمْسِ ذُوْ فَطَنِ كَـتْفَاهُ قَدْ عَلَتَا قَـوْمًا إِذَا جَلَسُـوْا عِنْدَ الْوِلاَدَةِ صِفْ يَاذَا بِمُخْـتَـتَنِ هٰذِى الْخَصَائِصَ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ آمِنَا مِنْ شَرِّ نَارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِنْ مِحَنِ
﴿ فوجييان وَقْتُ الْعِشَاءِ ﴾
أَسْتَغْفِرُ اللهَ رَبَّ الْبَرَايَا أَسْتَغْفِرُ اللهَ مِنَ الْخَطَايَارَبِّيْ زِدْنِيْ عِلْمًا نَافِعًا  وَوَفِّقْنِيْ عَمَلاً مَقْبُوْلاً
يَـااَللهُ يـَا مُحَمَّـدُ  يـَا أَبَا بَكْرِ نِ الصِّدِّيْق يَـا عُمَر عُثْمَان يَا عَلِيّ  فَـاطِمَة بِنْتَ الرَّسُوْلِ

﴿ فوجييان وَقْتُ الْعِشَاءِ ﴾
( مِنَ الشَّيْخِ مُحَمَّدْ جَمَالُ الدِّيْن بِنْ أَحْمَد )
إِغْفِـرْلَـنَا ذُنُوْبَـنَا يَسِّـرْلَـنَا أُمُـوْرَنَاأُمُـوْرَ الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا يَااللهْ رَبَّ اْلـبَرَايَايَااللهُ يَارَحْمٰنْ يَارَحِيْمْ
يَاسَلاَمْ يَاعَزِيْزُ يَاكَرِيْمْ يَارَزَّاقُ يَافَتَّاحُ يَاعَلِيْمْ يَامُحِيْطْ يَاوَاسِعُ يَاحَكِيْمْ يَامُعِزُّ يَاسَمِيْعُ يَابَصِيْرْ يَارَافِعْ يَالَطِيْفُ يَاخَبِيْرْيَاغَفُوْرُ يَاشَكُوْرُ يَاكَبِيْرْ يَاعَظِيْمْ يَابَاطِنُ يَاظَاهِرْيَاحَفِيْظْ يَامُقِيْتُ يَاحَسِيْبْ يَاعَلِيْ يَارَقِيْبُ يَامُجِيْبْ يَامَتِـيْنُ يَاقَـوِيُّ يَامَجِيْدْيَاوَكِيْلْ يَابَاعِثُ يَاشَهِيْدْيَاخَالِقْ يَابَـرِئْ يَاغَفَّارْ يَاقَابِضْ يَابَاسِطُ يَاقَهَّارْيَاوَاحِدُ يَاصَمَدُ يَاجَبَّارْيَاوَالِيْ يَاتَوَّابُ يَاسَتَّارْ


  فوجييان وَقْتُ الْمَغْرِبِ فِى لَيْلَةِ الْجُمْعَةِ ﴾
إِلٰهِيْ لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاَ وَلاَ أَقْوٰى عَلىٰ نَارِ الْجَحِيْمِ فَهَبْ لِيْ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِيْ 
فَإِِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ اْلعَظِيْمِ ذُنُوْبِيْ مِثْلُ أَعْـدَادِ الرِّمَالِ  فَهَبْ لِيْ تَوْبَةً يَاذَا الْجَلاَلِ
وَعُمْرِيْ نَاقِصٌ فِى كُلِّ يَوْمٍ وَذَنْبِيْ زَائِدٌ كَيْفَ احْتِمَالِ يْإِلـٰهِيْ عَبْدُكَ الْعَاصِى أَتَاكَ مُقِرًّا بِالذُّنُوْبِ وَقَدْ دَعَاكَوَإِنْ تَغْفِـرْ فَأَنْتَ لِذََاكَ أَهْـلٌ  وَإِنْ تَطْرُدْ فَمَنْ يَرْحَمْ سِوَاكَ
فى النسخة : إِلـٰهِيْ عَبْدُكَ الْجَانِى أَتَاكَ
كفاية الأتقياء

SHALAT QASHAR DAN SHALAT JAMA'


SHALAT QASHAR DAN SHALAT JAMA

Agama Islam merupakan agama yang sangat toleran terhadap umatnya. Lihat saja pembahasan sebelumnya (Bab I dan Bab II). Shalat merupakan amal yang benar-benar tidak boleh ditinggalkan, karena shalat adalah penentu amal. Jangankan ditinggalkan yang lalai terhadapnya pun masuk neraka “فويل للمصلي

Namun dalam hal ini Islam memahami betul kondisi umatnya. Kadang umatnya memiliki halangan untuk melakukan shalat, maka Islam memberikan rakhsah atau keringanan yaitu jama’ dan qashar bagi mereka yang memiliki halangan, kondisinya tidak setiap kondisi diperbolehkannya melakukan jama’ dan qashar itu. Namun ada ketentuan-ketentuan yang harus memenuhi diperbolehkannya menjama’ dan mengqashar, yaitu dengan jarak yang ditempuh + 3 mil, masih dalam perjalanan, muawalah (berkelanjutan) dan berniat.

Menurut pendapat yang dipilih, boleh mengerjakan jama’ taqdim atau menjama’ takhir lantaran sakir, misalkan sakit yang sangat payah atau menimbulkan masyaqah. Namun sebagian ulama lagi mengatakan bahwa shalat fardhu ketika sakit masih bisa dilakukan dengan duduk atau berbaring bahkan dengan isyarat, dan pendapat ini masih diperselisihkan
.

Terakhir kami mengutip sebuah kalimat yang terdapat dalam kitab min haj: “Barang siapa yang mengerjakan ibadah yang diperselisihkan oleh para ulama tentang syahnya sedangkan dia tidak taqlid kepada pihak yang dapat membolehkannya, maka wajib mengulang mengerjakannya lagi. Demikianlah karena keberaniannya melakukan ibadah yang seperti itu dianggap sebagai abats (main-main, melakukan sesuatu yang tanpa guna).

Biasanya para musafir kalau mengerjakan shalat jama’ sekaligus diqashar (diringkas)15. Adapun prakteknya sama dengan shalat jama’ taqdim dan shalat jama’ takhir. Hanya saja karena mengerjakannya diringkas, maka shalat dzuhur, ashar dan isya dilakukan hanya 2 raka’at. Kedua shalat dikerjakan dalam satu waktu dan jumlah raka’atnya menjadi 2, kecuali shalat maghrib hanya bisa dijama’ tapi tidak bisa diqashar.
Disamping itu di dalam menjalankan shalat qashar tidak ada tasyahud awal. Karena di dalam shalat qashar seperti shalat dzuhur, shalat ashar dan shalat isya’ hanya dikerjakan 2 raka’at. Jadi pada waktu raka’at yang kedua langsung tasyahud akhir dan salam.
Contoh niat shalat jama’ taqdim qashar:
اصلى فرض العصر ركعتين مجموعا بالظهر جمع تقديم قصرا لله تعالى
“Saya tunaikan dzuhur diringkas 2 raka’at dijama’ taqdim dengan shalat ashar, sekaligus diqashar, karena Allah Ta’ala”.
Contoh niat shalat jama’ takhir qashar:
اصلى فرض العشاء ركعتين مجمعوعا بالمغرب جمع قاخو قصرا لله تعالى
“Saya tunaikan shalat fardhu isya dua rakaat, dijama’ takhir dengan maghrib sekaligus diqashar karena Allah Ta’ala”.
_________________________________
15. Modul Fiqih untuk D2 PPGI, hlm. 94.

1. Pengertian Shalat Jama’
Shalat jama’ artinya mengumpulkan dua shalat wajib dalam satu waktu.
11 Misalnya, shalat dzuhur dan ashar pada waktu dzuhur atau ashar.

2. Dasar Shalat Jama’
Shalat jama’ hukumnya boleh bagi orang-orang yang sedang dalam perjalanan berada dalam keadaan hujan, sakit atau karena ada keperluan lain yang sukar menghindarinya
.12 Akan tetapi selain dari perjalanan masih diperselisihkan para ulama.
Shalat wajib yang boleh dijama’ ialah shalat dzuhur dengan shalat ashar dan shalat maghrib dengan shalat isya. Dasarnya hadits Ibnu Abbas:
كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يجمع بين صلاة الظهر والعصر إذا كان على ظهر سير ويجمع بين المغرب والعشاء - رواه البخاري
“Rasulullah SAW biasa menjama’ antara shalat dzuhur dengan ashar, apabila beliau sedang dalam perjalanan dan menjama’ maghrib atau isya”.
Menjama’ shalat isya dengan shubuh tidak boleh atau menjama’ shalat ashar dengan maghrib juga tidak boleh, sebab menjama’ shalat yang dibenarkan oleh Nabi SAW hanyalah pada seperti tersebut pada hadits-hadits Ibnu Abbas.
Adanya orang yang menjamin lima shalat wajib sekaligus pada saat yang sama adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Orang yang melakukan hal semacam ini biasanya beranggapan bahwa boleh mengqadha shalat. Padahal shalat wajib yang ditinggalkan oleh seorang muslim, selain karena haid atau nifas atau keadaan bahaya maka orang itu termasuk melakukan dosa besar dan shalat wajib yang ditinggalkannya itu tidak dapat diganti pada waktu yang lain atau diqadha. Sebagaimana dalam sebuah hadits.
 لا قضى فى الصلاة ولكن قضى فى الصوم - الحديث
“... tidak ada qadha dalam shalat tapi qadha itu ada pada puasa” (Al Hadits).

3. Macam-macam Shalat Jama’
Shalat jama’ dibagi pada dua bagian yaitu jama’ taqdim dan jama’ takhir. Jama’ taqdim ialah melaksanakan shalat dzuhur dan ashar pada waktu dzuhur; shalat maghrib dan isya’ di waktu maghrib. Sedangkan jama’ takhir ialah melaksanakan shalat dzuhur dan ashar di waktu ashar; shalat maghrib dan isya’ di waktu isya.
Sabda Rasulullah SAW.
عن أنس قال كان رسول الله صلى الله عليه وسلم اذا رحل قبل ان تزيغ الشمس اخر الظهر الى الوقب العصر تم نزل يمع بينهما فإن زاعت قبل ان يرتحل صلى الظهر تم ركب - رواة البخارى ومسلم
“Dari Anas katanya: Rasulullah SAW, Apabila berangkat dalam perjalanan beliau, sebelum tergelincir matahari, maka beliau ta’akhirkan sembahyang dzuhur ke waktu ashar, kemudian beliau turun (berhenti) beliau jama’kan keduanya (dzuhur dan ashar) maka jika telah tergelincir matahari sebelum beliau berangkat, beliau sembahyang dzuhur dahulu, kemudian baru beliau naik kendaraan” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dan juga sabda beliau:
قال صعاذ بن جبل رضى الله عنه كان النبي صلى الله عليه وسلم قى غزوة تبوك انا ارتحل قبل ان تزيغ الشمس أخر الظهر حتى يجمعهما الى العصر يصهما جميعا. واذا ارتحل بعد زيغ الشمس صلى الظهر والعصر جمعا ثم سار. وكان اذا ارتحل قبل المغرب المغر حتى يصلهما مع العشاء وإذا ارتحل بعد المغرب عجل العشاء فصلاهما مع المغرب
 رواه ابو دود واترمدى-
“Muadz Ibnu Jabal r.a berkata, “Nabi SAW pada perang tabuk, bila terangkat sebelum tergelincir matahari, beliau mengakhirkan dzuhur, kemudian menjama’nya dengan ashar. Tetapi apabila berangkat setelah tergelincir matahari, beliau menjama’ dzuhur dan ashar (pada waktu dzuhur), lalu berangkat (meneruskan perjalanannya). Demikian pula bila ia berangkat sebelum maghrib sehingga ia menjama’nya dengan isya, dan bila berangkat setelah waktu maghrib beliau menyegerakan isya’ dan menjama’nya dengan maghrib (jama taqdim)” (HR. Abu Daud dan Turmudzi). 

4. Syarat-syarat Shalat Jama’
Pada hadits di atas sudah jelas bahwa shalat jama’ dibagi pada dua bagian yaitu jama’ taqdim dan jama takhir. Ada beberapa syarat yang harus dilakukan ketika akan menjelaskan shalat jama’, baik itu jama taqdim maupun jama’ takhir.
Adapun syarat jama’ taqdim berdasarkan sebagian ulama ada tiga:
13
a. Niat jama’ pada shalat yang pertama sekalipun dalam prakteknya akan dipisahkan dengan salam.
b. Tertib, maksudnya hendak dimulai dengan sembahyang yang pertama (dzuhur sebelum ashar, maghrib sebelum isya’).
c. Muawalah dalam penilaian umum. Dalam hal ini, tidak mengapalah bila shalat yang dijama’ itu terpisahkan sejenak, tidak cukup melakukan shalat dua raka’at. Akan tetapi yang lebih utama berturut-turut seolah-olah satu sembahyang.
Sedangkan syarat jama’ takhir adalah sebagai berikut:
14
a. Niat jama’ pada waktu shalat yang pertama.
b. Masih dalam bepergian hingga selesai shalat yang kedua.

5. Tata Cara Shalat Jama’
a. Cara mengerjakan shalat jama’ taqdim
Bila seseorang hendak shalat dzuhur dan ashar pada waktu dzuhur (jama’ taqdim) kerjakanlah shalat dzuhur sampai malam, terus disambung dengan shalat ashar sampai selesai. Niat shalat ashar yang dijama’ taqdim dengan shalat dzuhur dikerjakan waktu dzuhur:
اصلى فرضى الظهر اربع ركعات مجموعا بالعصر جمع تقديم لله تعالى
“Saya tunaikan shalat fardu dzuhur empat rakaat, dijama’ taqdim dengan shalat ashar karena Allah Ta’ala”.
b. Cara mengerjakan shalat jama’ takhir
Bila seseorang hendak shalat maghrib dan isya pada waktu isya (jama’ takhir) kerjakanlah shalat isya sampai sama terus sambung dengan shalat maghrib sampai selesai. Dan pada waktu shalat yang pertama harus dilakukan niat untuk mengerjakan shalat pada waktu yang kedua. Adapun niatnya sebagai berikut:
اصلى فرض العشاء اربع ركعات مجموعا باالمغرب جمع تاخير لله تعالى
“Saya tunaikan shalat fardhu isya empat rakaat dijama’ takhir dengan maghrib, karena Allah Ta’ala”.
Dalam shalat qashar ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan sehingga shalat ini bisa dilakukan.

a. Orang yang sedang bepergian atau merantau dan perjalanan yang dilakukan bukan ma’siat (terlarang). Sebagaimana disebutkan dalam hadits Tsumamah bin syarahbil:
خرجت إلى الن عمر فقلت: ماصلاة المسفر؟ فقال: ركعتين ركعبين الا صلاة المغرب ثلاثا - رواه احمد
“Saya pernah pergi ke tempat Ibnu Umar, saya bertanya kepadanya: bagaimanakah shalatnya musafir? Jawabnya: “Dua rakaat-dua rakaat kecuali shalat maghrib, tiga rakaat” (HR. Ahmad).6

b. Perjalanannya jarak jauh. Tentang berapa (meter/kilo/mil) jarak tempuh yang membolehkan
mengqashar shalat dapat dilihat pada hadits di bawah ini.
7
قال انس: مليت مع رسول الله صلى الله عليه وسلم الظهر بلمدينة اربعا وصلت معه العصر بذالحليفة ركعتين (رواه مسلم). قال أنس رضى الله عنه: كان رسول الله اذ خرد مسبرة ثلاثة اميال او ثلاثة فراسخ على ركعتين - رواه مسلم
“Anas r.a berkata: “Aku shalat bersama Rasulullah di Madinah empat rakaat (sebelum safar) dan aku shalat ashar bersama beliau di Dzulhulaifah dua rakaat” (HR. Muslim).
“Anas r.a berkata: “Rasulullah SAW., apabila melakukan perjalanan tiga mill atau tiga farsakh, shalat dua rakaat” (HR. Muslim).
Dari kedua hadits di atas dapat kita ketahui bahwa jarak perjalanannya minimal tiga mil atau tiga farsakh. Satu mil + 1.748 m. Jarak antara Madinah dan Dzulhulaifah + 6 mil. Sedangkan satu farsakh + 8 km atau 4,57 mil, atau jarak perjalanan itu lebih dari satu hari satu malam. Akan tetapi yang kita dapati pada buku pelajaran fiqih dari mazhab Syafi’i ditulis bahwa jarak beperbian yang dibenarkan untuk mengqashar shalat adalah delapan puluh mil atau + seratus dua puluh kilometer. Dan inilah yang banyak diikuti oleh sebagian umat Islam di negeri kita. Karena yang ditetapkan oleh Rasulullah adalah tiga mil ke atas, maka yang lebih utama kita ikuti adalah ketetapan Rasulullah SAW ini.
قال أنس رضى الله عنه: خرجنا مع النبي صلى الله عليه وسلم من المدينة إلى المكة فصلى ركعتين حتى رجعنا الى المدينة, فقلت اقمتم بها شيأ؟ اقمنا بها عشرا - رواه البخارى
“Anas r.a berkata kami keluar bersama Nabi dari Madinah ke Mekkah. Beliau shalat dua rakaat sehingga kami kembali ke Madinah. Maka aku bertanya, “Apakah kalian bermukim di Mekkah? Jawabnya: kami bermukin di Mekkah selama sepuluh hari” (HR. Bukhari).
Hal yang serupa batas lamanya mengqashar shalat tidak ditentukan itu dapat kita lihat dari hadits Tsumamah Ibnu Syarahir yang diriwayatkan oleh Ahmad, ia berkata: “saya menemui Ibnu Umar, lalu saya bertanya “Apakah shalat musafir itu”? ia menjawab dua rakaat-dua rakaat kecuali shalat maghrib. “Saya bertanya lagi, apa pendapatmu jika kami berada di Dzilmajaj?”. Ia balik bertanya, “apakah Dilmajaz itu?” saya menjawab, “suatu tempat yang kami berkumpul, berdagang, dan tinggal selama dua puluh lima hari atau lima belas malam”. Ibnu Umar berkata, “Hai anak laki-laki, saya pernah tinggal di Ajerbeijan. Saya tidak yakin apakah empat bulan atau dua rakaat”.
Jadi kalau kita lihat dari hadits di atas memang tidak ada ketentuan untuk batas lamanya mengqashar shalat bagi musafir. Dan mungkin inilah yang dimaksud oleh sebagian para ulama sebagai salah satu syarat bahwa shalat qashar masih harus ada dalam bepergian.

c. Shalat yang diqashar itu, shalat adaan (tunai) bukan shalat qadha. Adapun shalat yang ketinggalan di waktu berjalan boleh diqashar atau diqadha dalam perjalanan, tetapi yang ketinggalan sewaktu mukim tidak boleh diqadha dengan qashar sewaktu dalam perjalanan.
8

d. Berniat qashar ketika takbiratul ikhram.
 
e. Tidak bermamum sekalipun sebentar kepada orang yang tidak mengqashar shalatnya, sekalipun juga musafir.
9

4. Tata Cara Shalat Qashar
Pada prinsipnya, pelaksanaan shalat qashar sama dengan shalat biasa hanya saja berbeda pada niat rakaatnya dijadikan 2 rakaat dan tidak ada tahiyat awal. Jadi setelah dua rakaat maka lakukanlah tahiyat akhir dan salam.
Contoh niat shalat dzuhur yang diqashar:
نويت اصلى فرض الظهر مقصورة لله تعالى
“Aku tunaikan shalat fardhu dzuhur, diqashar karena Allah Ta’ala”.10

Kamis, 19 Mei 2011

ADZAN DAN IQOMAH

ADZAN DAN IQOMAH
Pengertian
Adzan dan iqomah menurut bahasa berarti memberitahu suatu hal. Sedangkan menurut syara’ adzan adalah dzikir tertentu untuk memberitahukan bahwa shalat fardhu telah masuk, dan iqomah adalah dzikir tertentu untuk memberitahukan bahwa shalat akan dilaksanakan.
Hukum
Adazan dan iqomah bagi laki-laki berhukum sunnah kifayah. Adapun bagi perempuan yang disunnahkan hanya iqomah saja, sebab adzan menuntut suara yang keras, sedangkan perempuan termasuk aurat yang harus di jaga.
Dalil
Adapun dalil adzan dan iqomah  adalah firman Allah swt.;

“ dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (mengerjakan) shalat, mereka menjadikannya buah ejekan dan permainan, yang demikian itu adalah karena mereka benar-benar kaum yang tidak mau mempergunakan akal.” (QS.Al-Maidah:58)
Syarat-syarat
Syarat yang harus di penuhi dalam mengumandangkan adzan dan iqomah ada lima :
  1. berurutan lafadhanya (tertib,
  2. Berturut-turut dalam mengumandangkan lafadhnya (muwalah),
  3. Sudah masuk waktu shalat, kecuali adzan pertama shalat subuh yang dikumandangkan pada peertengahan malam,
  4. Dilakukan satu orang,
  5. Dengan suara keras, sekiranya orang disekitarnya mendengar.

Syarat Orang yang Adzan dan Iqomah
Adapun syarat orang yang adzan dan iqomah ada tiga :
  1. beragama islam
  2. cukum umur (tamyiz)
  3. laki-laki, syarat ini berlaku di daerah yang ada kaum laki-lakinya.

Kesunahan dalam Adzan dan Iqomah
a.       kesunahan dalam adzan
1.      pelan-pelan (tartil)
2.      membaca dua kalimat syahadat dengan suara pelan sebelum mengulanginya dengan suara keras (tarji’)
3.      Taswib pada adzan shubuh yakni membaca :
الصلاة خير من النوم

b.      kesunahan dalam iqomah

1.      melakukan dengan cepat (idroj),
2.      Dengan suara pelan
c.       kesunahan dalam adzan dan iqomah

1.      Berdiri,
2.      Menghadap kiblat,
3.      menoleh ke kanan saat membaca :
حي على الصلاة
4.      menoleh ke kiri saat membaca :
حي على الفلاح

5.      memiliki sifat-sifat di bawah ini :
·        Adil
·        Bersuara keras
·        Bersuara bagus

6.      Yang Iqomah adalah yang mengumandangkan adzan

Kesunahan bagi yang mendengarkan Adzan dan Iqomah
Kesunahan bagi orang yang mendengarkan adzan dan ioqomah adalah menjawabnya dengan lafadh yang sama, kecuali pada :
a.       Lafadh
حي على الفلاح,    حي على الصلاة
Jawabnya
لاحول ولاقوة الا بالله العلي العضيم
 
b.      Lafadh
الصلاة خير من النوم
Jawabnya
 صدقت وبررت وانا علي ذلك من الشاهدين
c.       Lafadh
قد قامت الصلاة
Jawabnya 
اقامها الله وادامها وجعلني من صالحي اهلها

Jumat, 06 Mei 2011

DOA-DOA SELAMA PERGI HAJI ATAU UMROH




MOHON DOA RESTU SEMOGA SAYA BISA PERGI HAJI JUGA YA ...

DO’A KETIKA BEPERGIAN

Ketika meletakkan kaki di atas kendaraan membaca : بِسْمِ اللهِ   

Ketika sudah tetap berada di atas kendaraan membaca :

َاللهُ أَكْبَرْ اَللهُ أَكْبَرْ اَللهُ أكْبَرْ سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَناَ هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِيْنَ وَاِنَّا اِلَى َربِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ.
اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْاَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا البِرَّ وَالتَّقْوَى وَمِنْ العَمَلِ مَا تَرْضَى اَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا َواطْوِ عَنَّا بَعْدَهُ, اَللَّهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبِ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةَ فِي اْلاءَهْلِ اَللَّهُمَّ اِنِّي اَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَابَّةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ اْلمُنْقَلَبِ فِي اْلمَالِ وَاْلاَءهْلِ- رواه مسلم

Allohu akbar, Allohu akbar, Allohu akbar subhanalladzi sahkhoro lana hada wama kunna lahu mukrinin wa inna ila robbina lamungqolibun.
Allohumma inna nasaluka fi safarina hadalbirro wattaqwa waminal amali ma tardho, Allohumma hawwin alaina  safarona hada wathwi anna bukdahu, Allohumma antasshohibu fissafari walkholifatu fil ahli, Allohumma inni angudzubika min waksaissafar wakabbatil mandzor wasuil mungqolabi filmali wal ahli. HR. Muslim


DO’A KETIKA MASUK MASJID


بِسْمِ اللهِ وَالسَّلاَمُ عَلَي رَسُوْلِ اللهِ اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِي ذُنُوْبِي وَافْتَحْ لِي اَبْوَابَ رَحْمَتِكَ - رواه ابن ماجه

DOA KETIKA KELUAR MASJID

بِسْمِ اللهِ وَالسَّلاَمُ عَلَي رَسُوْلِ اللهِ اَللَّهُمَّ اغْفِرْلِي ذُنُوْبِي وَافْتَحْ لِي اَبْوَابَ فَضْلِكَ - رواه ابن ماجه

DOA KETIKA MELIHAT KA’BAH

اَللَّهُمَّ زِدْ بَيْتِكَ هَذَا تَشْرِيْفًا وَتَعْظِيْمًا وَتَكْرِيْمًا وَبِرًّا وَمَهَابَةً
رواه الطبارنى في الكبير

DOA DALAM THOWAF

Contoh doa dari Hajar Aswad Ke Rukun Yamani

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُلِلَّهِ وَلاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِااللهِ ـ رواه ابن ماجه كتاب المناسك
Contoh doa dari Rukun Yamani Ke Hajar Aswad
اَللَّهُمَّ اِنِّى اَسْالُكَ اْلعَفْوَ وَاْلعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْاخِرَةِ رَبَّنَا اَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلاَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ _ رواه ابن ماجه كتاب المناسك

DOA KETIKA MINUM AIR ZAM-ZAM
Cara meminum :
  1. minumnya sambil berdiri  ( H.R Bukhori )
  2. Saat minum menghadap kiblat ( ka’bah) ( H.R Ibnu Majjah )
  3. Saat akan minum membaca  بِسْمِ اللهِ      ( H.R Ibnu Majjah)
  4. Saat minum bernapas 3 X ( minumnya tidak langsung habis tetapi di minum sampai 3 X ( H.R Ibnu Majjah)
  5. Minum sampai banyak ( kenyang ) ( H.R Ibnu Majjah)
  6. Selesai minum mengucapkan  : اَلْحَمْدُلِلَّهِ  ( H.R Ibnu Majjah)

DOA MINUM ZAM-ZAM :
اَللَّهُمَّ اِنِّي اَسْاَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفاَءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ  _ رواه الحاكم في مستدرك كتاب المناسك

BACAAN AYAT KETIKA SAMPAI DI MAQOM IBROHIM
وَاتَّخِذُوْا مِنْ مَقَامِ اِبْرَاهِيْمَ مُصًّلى  ـ البقرة 125ـ رواه النسائى

Contoh doa setelah sholat 2 rekaat di belakang maqom Ibrohim

اَللَّهُمَّ اَنْتَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلاَنِيَتِىْ فَاقْبِلْ مَعْذِرَتِيْ وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَاءَعْطِنِىْ سُؤْلِي وَتَعْلَمُ مَا عِنْدِيْ فَاغْفِرْلِيْ ذُنُوْبِيْ.اَسْالُكَ اِيْمَانًا يُبَاهِبْ قَلْبِيْ وَيَقِيْناً صَادِقًاحَتَّى اَعْلَمُ اَنَّهُ لاَ يُصِيْبُنِيْ اِلاَّ مَا كَتَبَ لِيْ وَرَضِّنِيْ بِقَضَائِكَ ـ رواه الطبرني في الاءوسط وابن عساكر.
Bacaan ayat di bukit shofa

اِنَّ الصَّفاَ وَاْلمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِاللهِ ـ البقرة 158 ـرواه الترمذي ابواب الحج
Dzikir dan doa di atas bukit shofa
Membaca   الله اكبر 3 ×      (  saat dzikir dan berdo’a menghadap kearah kiblat/ka’bah )
Di lanjutkan membaca:لاَاِلَهَ اِللهِ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَعَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ    di baca 3 X
Dilanjutkan berdoa sesuai keinginan (bebas), di atas bukit marwah juga membaca semisal demikian.( H.R Annasa’i)
Macam lain dari doa di atas bukit shofa
اَللَّهُمَّ اِنَّكَ قُلْتَ ادْعُوْنِي اَسْتَجِبْ لَكُمْ وَاِنَّكَ لاَتُخْلِفُ الْمِيْعَادَ وَاِنِّي اَسْاَلُكَ كَمَا هَدَيْتَنِيْ لِلاِْسْلاَمِ اَنْ لاَ تَنْزِعَهُ مِنِّي حَتَّي تَتَوَفَّانِيْ وَاَنَا مُسْلِمٌ ـرواه مالك في الموطاء كتاب الحج

اَللَّهُمَّ اعْصِمْنَا بِدِيْنِكَ وَطَوَاعِيَتِكَ وَطَوَاعِيَةِ رَسُوْلِكَ وَجَنِّبْنَا حُدُودَكَ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنَا نُحِبُّكَ وَنُحِبُّ مَلاَئِكَتِكَ وَاَنْبِيَائِكَ وَرُسوْلَكَ وَنُحِبُّ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ. اَللَّهُمَّ حَبِّبْنَا اِلَيْكَ وَاِلَي مَلاَئِكَتِكَ وَاِلَى اَنْبِيَائِكَ وَرُسوْلِكَ وَاِلَى عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ, اَللَّهُمَّ يَسِّرْنَا لِلْيُسْرَى وَجَنِّبْنَا الْعُسْرَى وَاغْفِرْلَنَا فِى اْلاَخِرَةِ وَاْلاُءلَى وَاجْعَلْنَا مِنْ اَءئِمَّةِ اْلمُتَّقِيْنَ _ رواه البيهقي كتاب الحج

Doa diantara 2 lampu hijau
رَبِّ اغْفِرْلِي وَارْحَمْ وَاَنْتَ اَوْ انك اْلاَءعَزُّ اْلاَكْرَمُ _ رواه البيهقي كتاب الحج

Ditaruh setelah kalimat talbiyah doa bepergian
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ, لَبَّيْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ, اِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَشَرِيْكَ لَكَ _رواه البخاري ومسلم
Doa di hari Arafah
Berdoa di Arafah dengan mengangkat kedua tangan ( H.R Annasa’i)

لاَاِلَهَ اِللهِ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ وَهُوَعَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ _ رواه الترمذي كتاب الدعوات
اَللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِى تَقُوْلُ وَخَيْرًا مِمَّانَقُوْلُ اَللَّهُمَّ لَكَ صَلاَتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيايَ وَمَمَاتِيْ وَاِلَيْكَ مَاَبِى وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِى اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ اْلقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِوَشَتَاتِ اْلاَءمْرِ اَللَّهُمَّ اِنِّى اَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِئُ بِهِ الرِّيْحَ  _رواه الترمذي