Minggu, 30 Mei 2010

AMALAN YANG DAPAT MENDATANGKAN RIZQI DARI ALLAH

 1. Memperbanyak Istigfar
2. Memperbanyak Infak Fisabilillah
3. Memperbanyak Silaturahim
4. Menjadi orang yang jujur dan amanat
5. Meningkatkan Taqwa kepada Alloh
6. Senang menghormati tamu
7. Memperbanyak tawakal kepada Alloh
8. Selalu khusnudzonbillah
9. Merutinkan solat 1/3 malam yang akhir
dan tambahan ada diantara kita yg merutinkan membaca waqiah di pagi dan sore hari ( wallu 'alam bi showab ).

Senin, 24 Mei 2010

waktu

Berbicara mengenai “waktu” mengingatkan penulis kepada ungkapan Malik Bin Nabi dalam bukunya Syuruth An-Nahdhah (Syarat-syarat Kebangkitan) saat ia memulai uraiannya dengan mengutip satu ungkapan yang dinilai oleh sebagian ulama sebagai hadis Nabi Saw.:
Tidak terbit fajar suatu hari, kecuali dia berseru. “Putra-putri Adam, aku waktu, aku ciptaan baru, yang menjadi saksi usahamu. Gunakan aku karena aku tidak akan kembali lagi sampai hari kiamat.”
?
Kemudian, tulis Malik Bin Nabi lebih lanjut:
?
Waktu adalah sungai yang mengalir ke seluruh penjuru sejak dahulu kala, melintasi pulau, kota, dan desa, membangkitkan semangat atau meninabobokan manusia. Ia diam seribu bahasa, sampai-sampai manusia sering tidak menyadari kehadiran waktu dan melupakan nilainya, walaupun segala sesuatu –selain Tuhan– tidak akan mampu melepaskan diri darinya.
?
Sedemikian besar peranan waktu, sehingga Allah Swt. Berkali-kali bersumpah dengan menggunakan berbagai kata yang menunjuk pada waktu-waktu tertentu seperti wa Al-Lail (demi Malam), wa An-Nahar (demi Siang), wa As-Subhi, wa AL-Fajr, dan lain-lain.

APA YANG DIMAKSUD DENGAN WAKTU?
Dalam Kamus Besar Bahasa indonesia paling tidak terdapat empat arti kata “waktu”: (1) seluruh rangkaian saat, yang telah berlalu, sekarang, dan yang akan datang; (2) saat tertentu untuk menyelesaikan sesuatu; (3) kesempatan, tempo, atau peluang; (4) ketika, atau saat terjadinya sesuatu.

Al-Quran menggunakan beberapa kata untuk menunjukkan makna-makna di atas, seperti:

a. Ajal, untuk menunjukkan waktu berakhirnya sesuatu, seperti berakhirnya usia manusia atau masyarakat. Setiap umat mempunyai batas waktu berakhirnya usia (QS Yunus [10]: 49)

Demikian juga berakhirnya kontrak perjanjian kerja antara Nabi Syuaib dan Nabi Musa, Al-Quran mengatakan:
?
Dia berkata, “Itulah (perjanjian) antara aku dan kamu. Mana saja dan kedua waktu yang ditentukan itu aku sempurnakan, maka tidak ada tuntutan tambahan atas diriku (lagi). Dan Allah adalah saksi atas yang kita ucapkan” (QS Al-Qashash [28]: 28).

b. Dahr digunakan untuk saat berkepanjangan yang dilalui alam raya dalam kehidupan dunia ini, yaitu sejak diciptakan-Nya sampai punahnya alam sementara ini.

Bukankah telah pernah datang (terjadi) kepada manusia satu dahr (waktu) sedangkan ia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut (karena belum ada di alam ini?) (QS Al-insan [76]: 1).
?
Dan mereka berkata, “Kehidupan ini tidak lain saat kita berada di dunia, kita mati dan kita hidup, dan tidak ada yang membinasakan (mematikan) kita kecuali dahr (perjalanan waktu yang dilalui oleh alam)” (QS Al-Jatsiyah [45]: 24).

c. Waqt digunakan dalam arti batas akhir kesempatan atau peluang untuk menyelesaikan suatu peristiwa. Karena itu, sering kali Al-Quran menggunakannya dalam konteks kadar tertentu dari satu masa.
?
Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban kepada orang-orang Mukmin yang tertentu waktu-waktunya (QS Al-Nisa’ [4]: 103).
?
d. ‘Ashr, kata ini biasa diartikan “waktu menjelang terbenammya matahari”, tetapi juga dapat diartikan sebagai “masa” secara mutlak. Makna terakhir ini diambil berdasarkan asumsi bahwa ‘ashr merupakan hal yang terpenting dalam kehidupan manusia. Kata ‘ashr sendiri bermakna “perasan”, seakan-akan masa harus digunakan oleh manusia untuk memeras pikiran dan keringatnya, dan hal ini hendaknya dilakukan kapan saja sepanjang masa.
?
Dari kata-kata di atas, dapat ditarik beberapa kesan tentang pandangan Al-Quran mengenai waktu (dalam pengertian-pengertian bahasa indonesia), yaitu:
?
a. Kata ajal memberi kesan bahwa segala sesuatu ada batas waktu berakhirnya, sehingga tidak ada yang langgeng dan abadi kecuali Allah Swt. sendiri.

b. Kata dahr memberi kesan bahwa segala sesuatu pernah tiada, dan bahwa keberadaannya menjadikan ia terikat oleh waktu (dahr).
?
c. Kata waqt digunakan dalam konteks yang berbeda-beda, dan diartikan sebagai batas akhir suatu kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan. Arti ini tecermin dari waktu-waktu shalat yang memberi kesan tentang keharusan adanya pembagian teknis mengenai masa yang dialami (seperti detik, menit, jam, hari, minggu, Bulan, tahun, dan seterusnya), dan sekaligus keharusan untuk menyelesaikan pekerjaan dalam waktu-waktu tersebut, dan bukannya membiarkannya berlalu hampa.

d. Kata ‘ashr memberi kesan bahwa saat-saat yang dialami oleh manusia harus diisi dengan kerja memeras keringat dan pikiran.

Demikianlah arti dan kesan-kesan yang diperoleh dari akar serta penggunaan kata yang berarti “waktu” dalam berbagai makna.

MANUSIA TERBESAR DAN TERBERAT DI DUNIA


Tiny, begitu biasanya Emanuel Yarbrough ini dipanggil. Dia adalah pemegang rekor Atlit yang mempunyai bobot badan paling berat di dunia. Kocak yah.. badan gede begitu panggilannya ‘Tiny’ imut amat hehehe..

Atlit berkulit hitam ini dilahirkan pada 5 September di Rahway, New Jersey. Selain berkompetisi dalam olahraga beladiri Sumo, Tiny juga berkompetisi di Judo, Gulat dan American Football. Dia memiliki tinggi 2.03 meter dengan berat badan 363 kilogram.

Sabtu, 22 Mei 2010

TANDA-TANDA KEMATIAN

Adapun tanda-tanda kematian menurut para ulama adalah benar dan ujud, cuma amalan dan ketakwaan kita saja yang akan dapat membedakan kepekaan kita kepada tanda-tanda ini. RasulAlloh SAW diriwayatkan masih mampu memperlihatkan dan menceritakan kepada keluarga dan sahabat secara langsung akan kesukaran menghadapi sakaratul maut dari awal hingga akhir hayat Beliau. Imam Ghazali Rahimahullah diriwayatkan memperolehi tanda-tanda ini sehingga beliau mampu menyiapkan dirinya untuk menghadapi sakaratul maut secara sendirian. Beliau menyiapkan dirinya dengan segala persiapan termasuk mandinya, wuduknya serta kafannya sekali cuma ketika sampai bagian tubuh dan kepala saja beliau telah memanggil abangnya yaitu Imam Ahmad Ibnu Hambal untuk menyambung tugas tersebut. Beliau wafat ketika Imam Ahmad bersedia untuk mengkafankan bagian mukanya.
Adapun riwayat-riwayat ini memperlihatkan kepada kita sesungguhnya Alloh Subhanahu Wa Ta’ala tidak pernah berlaku zalim kepada hambanya. Tanda-tanda yang diberikan adalah untuk menjadikan kita hambaNya supaya dapat bertaubat dan siap dalam perjalanan menghadap Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Walau bagaimanapun semua tanda-tanda ini akan berlaku kepada orang-orang Islam saja manakala orang-orang kafir yaitu orang yang menyekutukan Alloh nyawa mereka ini akan terus diambil tanpa peringatan sesuai dengan kekufuran mereka kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala.
Adapun tanda-tanda ini terbagi kepada beberapa keadaan :

Tanda 100 hari sebelum hari mati.
Ini adalah tanda pertama dari Alloh Subhanahu Wa Ta’ala kepada hambaNya dan hanya akan disadari oleh mereka-mereka yang dikehendakiNya. Walau bagaimanapun semua orang Islam akan mendapat tanda ini cuma mereka sadar atau tidak saja. Tanda ini akan berlaku lazimnya selepas waktu Asar. Seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut sehingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan mengigil, contohnya seperti daging lembu yang baru disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar. Tanda ini rasanya nikmat dan bagi mereka sadar serta berdetak di hati bahwa mungkin ini adalah tanda mati, selanjutnya maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja. Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan masa yang ada untuk mempersiapkan diri dengan amalan dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

Tanda 40 hari sebelum hari mati
Tanda ini juga akan berlaku sesudah waktu Asar. Bagian pusat kita akan berdenyut-denyut. Pada ketika ini daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas Arashy Alloh Subhanahu Wa Ta’ala. Maka malaikat maut akan mengambil daun tersebut dan mulai membuat persiapan ke atas kita, antaranya ialah ia akan mula mengikuti kita sepanjang waktu. Akan terjadi malaikat maut ini akan memperlihatkan wajahnya sekilas lalu dan jika ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika. Adapun malaikat maut ini wujudnya cuma seorang tetapi kuasanya untuk mencabut nyawa adalah bersamaan dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya.

Tanda 7 hari
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah kesakitan di
mana orang sakit yang tidak makan secara tiba- tiba hanya berselera untuk makan.

Tanda 3 hari

Pada ketika ini akan terasa denyutan di bagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan
kiri. Jika tanda ini dapat, dirasa maka berpuasalah kita selepas itu supaya perut kita tidak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan kita nanti. Ketika ini juga mata hitam kita tidak akan bersinar lagi dan bagi orang yang sakit, hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat dirasa jika kita melihatnya dari bagian sisi. Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam. Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakkan.

Tanda 1 hari

Akan berlaku sesudah waktu Asar di mana kita akan merasakan satu denyutan di sebelah belakang yaitu di kawasan ubun-ubun di mana ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Asar keesokan harinya.

Tanda akhir

Akan berlaku keadaan di mana kita akan merasakan satu keadaan sejuk di bagian pusat, akan turun ke pinggang dan seterusnya akan naik ke bagian halkum. Ketika ini hendaklah kita terus mengucap kalimah syahadah, berdiam diri dan menantikan kedatangan malaikat maut untuk menjemput kita kembali kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan pula.

PENUTUP

Sesungguhnya marilah kita bertaqwa dan berdoa kepada Alloh Subhanahu Wa Ta’ala semoga kita
adalah di antara orang-orang yang yang dipilih oleh Alloh yang akan diberi kesadaran untuk peka terhadap tanda-tanda mati ini semoga kita dapat membuat persiapan terakhir dalam usaha memohon keampunan pada dari Alloh Subhanahu Wa Ta’ala maupun dari sesama manusia atas segala dosa dan urusan hutang piutang kita. Walau bagaimanapun sesuai dengan sifat Alloh Subhanahu Wa Ta’ala yang maha berkuasa lagi pemurah lagi maha mengasihani maka diriwatkan bahawa tarikh mati seseorang manusia itu masih boleh diubah dengan amalan doa yaitu doa dari kita sendiri ataupun doa dari orang lain. Namun ini adalah ketentuan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala semata-mata.

Oleh itu marilah kita bersama-sama berusaha dan berdoa semuga kita diberi hidayah dan petunjuk oleh Alloh Subhanahu Wa Ta’ala serta kelapangan masa dan kesehatan tubuh badan dan juga fikiran dalam usaha kita untuk mencari keridhaan Alloh Subhanahu Wa Ta’ala di dunia maupun akhirat.

Apa yang baik dan benar itu datangnya dari Alloh Subhanahu Wa Ta’ala dan apa yang salah dan khilaf itu adalah dari kelemahan manusia itu sendiri.

TIPS SUPAYA MENDAPAT KETURUNAN

Permasalahan seseorang mempunyai keturunan atau tidak maka itu semua adalah hak Allah swt dengan segala hikmah dan keadilan-Nya serta jauh dari berbuat zhalim terhadap hamba-hamba-Nya kecuali manusia lah yang menzhalimi diri mereka sendiri Firman Allah swt,”Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Asy Syuro : 50)

Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu yang terjadi di alam ini, jika Dia berkehendak atas segala sesuatu maka itu akan terjadi dan jika Dia tidak berkehendak atas segala sesuatu maka itu tidak akan terjadi. Dia memberikan kepada siapa yang Dia kehendaki dan menahan pemberian kepada siapa yang Dia kehendaki. Ketika Dia memberikan sesuatu maka tidak ada yang bisa menahannya dan jika Dia menahan sesuatu maka tidak ada yang bisa memberikannya.

Tidak disangsikan lagi adanya anak-anak adalah sebuah rezeki dan karunia Allah swt yang menjadi dambaan setiap pasangan suami istri untuk meneruskan nasab dan keturunannya. Tapi sayang, tidak jarang dari para orang tua yang menyia-nyiakan rezeki yang berharga ini sehingga justru membawa petakan bagi mereka, tidak cuma di dunia namun juga diakherat. Firman Allah swt,”Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka Mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?" (QS. An Nahl : 72)

Namun demikian bagi mereka yang belum mendapatkan keturunan tidak boleh berputus asa dan berprasangka buruk terhadap Allah swt. Mereka tetap dianjurkan untuk selalu berikhtiyar, baik melalui upaya-upaya medis atau dengan semakin mendekatkan dirinya kepada Allah swt melalui banyak berdoa dan beristighfar serta menyedikitkan kemaksiatan terhadap-Nya, sebagaimana firman-Nya,”Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, Nniscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan Mengadakan untukmu kebun-kebun dan Mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh : 12)

Ayat ini memberikan petunjuk kepada setiap orang yang ingin mendapatkan banyak rezeki—termasuk anak-anak—dari Allah swt adalah dengan memperbanyak istighfar dan bertaubat dari segala kemaksiatan dan dosa. Dikarenakan dosa dan maksiat yang dilakukan akan bisa menghambat rezeki yang akan diturunkan Allah kepadanya, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya seorang hamba ditahan dari mendapatkan rezeki dikarenakan dosa yang dibuatnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Wallahu A’lam

TIPS SUPAYA MENDAPAT KETURUNAN

Permasalahan seseorang mempunyai keturunan atau tidak maka itu semua adalah hak Allah swt dengan segala hikmah dan keadilan-Nya serta jauh dari berbuat zhalim terhadap hamba-hamba-Nya kecuali manusia lah yang menzhalimi diri mereka sendiri Firman Allah swt,”Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Asy Syuro : 50)

Allah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu yang terjadi di alam ini, jika Dia berkehendak atas segala sesuatu maka itu akan terjadi dan jika Dia tidak berkehendak atas segala sesuatu maka itu tidak akan terjadi. Dia memberikan kepada siapa yang Dia kehendaki dan menahan pemberian kepada siapa yang Dia kehendaki. Ketika Dia memberikan sesuatu maka tidak ada yang bisa menahannya dan jika Dia menahan sesuatu maka tidak ada yang bisa memberikannya.

Tidak disangsikan lagi adanya anak-anak adalah sebuah rezeki dan karunia Allah swt yang menjadi dambaan setiap pasangan suami istri untuk meneruskan nasab dan keturunannya. Tapi sayang, tidak jarang dari para orang tua yang menyia-nyiakan rezeki yang berharga ini sehingga justru membawa petakan bagi mereka, tidak cuma di dunia namun juga diakherat. Firman Allah swt,”Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik. Maka Mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah ?" (QS. An Nahl : 72)

Namun demikian bagi mereka yang belum mendapatkan keturunan tidak boleh berputus asa dan berprasangka buruk terhadap Allah swt. Mereka tetap dianjurkan untuk selalu berikhtiyar, baik melalui upaya-upaya medis atau dengan semakin mendekatkan dirinya kepada Allah swt melalui banyak berdoa dan beristighfar serta menyedikitkan kemaksiatan terhadap-Nya, sebagaimana firman-Nya,”Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-, Nniscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan Mengadakan untukmu kebun-kebun dan Mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh : 12)

Ayat ini memberikan petunjuk kepada setiap orang yang ingin mendapatkan banyak rezeki—termasuk anak-anak—dari Allah swt adalah dengan memperbanyak istighfar dan bertaubat dari segala kemaksiatan dan dosa. Dikarenakan dosa dan maksiat yang dilakukan akan bisa menghambat rezeki yang akan diturunkan Allah kepadanya, sebagaimana sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya seorang hamba ditahan dari mendapatkan rezeki dikarenakan dosa yang dibuatnya.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

Wallahu A’lam

HUKUM BERHUBUNGAN DALAM KEADAAN HAID

Allah swt berfirman,”Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: "Haidh itu adalah suatu kotoran". oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. apabila mereka telah Suci, Maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al BAqoroh : 222)

Ayat diatas telah menyebutkan bahwa haidh adalah kotoran yang keluar dari kemaluan perempuan dan diminta kepada para suami yang mendapati istrinya sedang dalam keadaan haidh untuk tidak menyetubuhinya hingga ia suci dari haidhnya.

Jumhur ulama berpendapat bahwa diharamkan bagi suami menyetubuhi (memasukkan penis kedalam vagina) istrinya yang sedang dalam keadaan haidh dan bersenang-senang dengan bagian tubuh yang ada diantara pusar dan lutut, sebagaimana firman Allah swt,” Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita diwaktu haidh.”

Dibolehkan bagi suami yang mendapati istrinya sedang dalam keadaan haidh untuk menikmati bagian tubuh yang ada diatas pusar. Dikarenakan jika ia bersenang-senang dengan bagian yang dibawah pusar maka hal itu sangat mungkin mendorong kepada terjadinya wath’u (masuknya penis kedalam vagina) dan ini diharamkan sebagaiman sabda Rasulullah saw,”Maka barangsiapa yang mengitari daerah larangan maka dikhawatirkan ia akan jatuh kedalamnya.” (HR. Bukhori Muslim)

Adapun tentang kafarat jika terjadi wath’u yang dilakukan suami terhadap istrinya maka terdapat perbedaan pendapat dikalangan para ulama :
1. Para ulama madzhab Maliki, Hanafi dan Syafi’i dalam pendapatnya yang baru adalah tidak ada kafarat namun diwajibkan baginya untuk istighfar dan bertaubat.

2. Para ulama Hambali, riwayat yang paling benar dari mereka, berpendapat wajib baginya membayar kafarat dia boleh memilih dengan membayar 1 dinar (seharga 3,25 gr emas, pen) atau ½ dinar. Kafarat ini tidak diwajibkan bagi yang memang tidak mempunyai sesuatu untuk membayarnya.

3. Para ulama madzhab Syafi’i berpendapat barangsiapa menggaulinya diawal keluarnya darah maka ia harus bersedekah dengan 1 dinar sedangkan baangsiapa yang menggaulinya diakhir keluarnya darah maka ia bersedekah dengan ½ dinar.

(al Fiqhul islami wa Adillatuhu juz I hal 627 – 630)

TATA CARA MANDI JUNUB

Tata Cara Mandi Janabah secara jelas di terangkan di dalam Hadits Bukhari – Muslim (Shahih) di bawah ini: “Dari Aisyah ra.menerangkan: “Bahwasanya Nabi apabila mandi janabah selalu memulai dengan membasuh kedua tangannya. Kemudian menuangkan air dengan tangannya atas tangan kirinya dan lalu membasuh kemaluannya. Sesudah itu beliau mengambil air dan beliau berwudlu sebagaimana wudlu untuk sholat. Sesudah itu beliau ambil air dan memasukkan anak-anak jari-jarinya ke dalam pangkal rambutnya. Setelah beliau merasa bersih, beliau pun mencidukkan air dengan kedua tangannya lalu menyiramkannya ke atas kepalanya tiga kali siraman. Sesudah itu, barulah beliau membasuh seluruh tubuhnya. Di akhir sekali beliau membasuh kakinya” ( HR. Bukhari dan Muslim) Doa sebelum Jimak (Shohih riwayat Bukhari, Muslim): “Bismillaahi allahumma jannibnaasysyaithaan wa jannibisysyaithaana maa razaqta naa”Artinya: ”dengan nama Allah. Ya Allah jauhkan kami dari syetan dan jauhkan syetan untuk mengganggu apa yang Engkau rizkikn kepada kami”

DOA SEBELUM JIMA'

Tidak ada wudlu setelah Mandi Janabah (Hadits dengan derajat Hasan Shahih):
“Dari Aisyah ra, berkata: adalh rasulullah tidak lagi mengambil air wudlu sesudah mandi Janabah” (HR. Ahmad, Abu Daud, An Nassay, At Turmudzi, dan Ibnu Majah) Hadits yang diriwayatkan At Turmudzi ini hasan shohih. Al Bukhari juga meriwayatkan hadits ini dengan beberapa sanad.


Doa sebelum Jimak (Shohih riwayat Bukhari, Muslim):
 بسم الله اللهم جنبنا الشيطان وجنب الشيطان ما رزقتنا

“Bismillaahi allahumma jannibnaasysyaithaan wa jannibisysyaithaana maa razaqta naa”
Artinya: ”dengan nama Allah. Ya Allah jauhkan kami dari syetan dan jauhkan syetan untuk mengganggu apa yang Engkau rizkikn kepada kami”
 Dan sewaktu mani mau keluar hendaknya membaca dalam hati doa di bawah ini :

 الحمد لله الذي خلق من الماء بشرا فجعله نصبا وسهرا وكان ربك قدير
 SEMOGA BERMANFAAT. AMIN

TATA CARA JIMA' DALAM ISLAM

Di dalam kitab fiqih Al-fiqhul Islami Wa Adillatuhu karya Dr. Wahbah Az-Zuhaili, Disebutkan bahwa:

1. Sebelum melakukan jima', pasangan suami istri itu membaca basmalah. Atau membaca surat Al-Ikhlas (Qul Huwallahu ahad). Juga disunnahkan untuk bertakbir, mengucapkan laa ilaaha illallah, serta mengucapkan doa (pilih salah satu):"Bismillahil 'aliyyil 'azhim. Allahummaj'al-ha dzurriyyatan thayyibah. In kunta Qaddarta an takhruja dzalika min shulbi." (Dengan nama Allah Yang Maha Tinggi dan Agung. Ya Allah, jadikanlah dia keturunan yang baik, jika Engkau menetapkannya keluar dari sulbiku.)
- Allahumma jannibnisy syaithana wa jannibisy syaithana maa razaqtani(HR Abu Daud). (Artinya: Ya Allah, jauhkanlah aku dari syetan dan jauhkanlah syaitan dari apa yang Engkau rizqikan kepadaku).
2. Tidak menghadap kiblat, sebagai bentuk penghormatan kepada ka'bah yang mulia.
3. Mengenakan sesuatu menutupi tubuhnya. Sebagaimana hadits berikut ini Dari 'Atabah bin Abdi As-Sulami bahwa apabila kalian mendatangi istrinya (berjima'), maka hendaklah menggunakan penutup dan janganlah telanjang seperti dua ekor himar. (HR Ibnu Majah)
4. Dimulai dengan mula'abah (percumbuan), berpelukan atau mencium.
5. Bila telah selesai, janganlah terburu-buru untuk menyudahinya. Karena boleh jadi masing-masing tidak sama waktunya.
6. Dimakruhkan untuk memperbanyak percakapan pada saat sedang melakukannya. Dan sebaiknya tidak meninggalkannya lebih dari 4 hari tanpa udzur.
7. Bila hendak mengulangi lagi, hendaklah mencuci farajnya (kemaluan) dan berwudhu' lagi. Sebab dengan demikian, bisa memberikan kekuatan baru.
8. Tidak disunnahkan untuk melakukannya pada hari-hari tertentu seperti Senin atau Jumat. Meski memang ada sebagian ulama yang mengajurkannya di hari Jumat.
9. HARAM melakukan jima' di dubur:

* Dari Abi Hurairah ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Dilaknat orang yang menyetubuhi wanita di duburnya". (HR Ahmad, Abu Daud dan An-Nasai)
* Dari Amru bin Syu'aib berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang menyetubuhi wanita di duburnya sama dengan melakukan liwath (sodomi) kecil.. (HR Ahmad)

10. HARAM melakukan jima' dengan istri yang sedang mendapat haidh. Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah, "Haidh itu adalah suatu kotoran." Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci . Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.. (QS Al-Baqarah: 222)
Apabila bercumbu tidak sampai jima', para ulama berbeda pendapat menjadi tiga:


1. Pertama, hukumnya tetap haram walau sekedar bercumbu saja. Alasannya untuk mencegah bila sampai terjadi jima' yang sebenarnya. Mereka mendasarkannya sebagai langkah saddan lidz-dzari'ah, atau tindakan preventif.
2. Kedua, membolehkan percumbuan asal tidak sampai kepada jima'. Dasarnya adalah hadits berikut ini. Dari Anas bin Malik ra. bahwa Rasulullah SAW bersabda tentang laki-laki yang mencumbui istrinya saat haidh, "Lakukan segala sesuatu kecuali nikah/jima'. (HR Jamaah kecuali Bukhari - Nailul Authar)
3. Ketiga, boleh buat orang tua tapi haram buat pemuda. Atau boleh buat mereka yang mampu menahan gejolak syahwat tapi haram bagi mereka yang tidak mampu menahannya.


11. Dibolehkan melakukan 'azl asalkan atas seizin istrinya.
'Azl itu adalah mencabut kemaluan sesaat sebelum terjadinya ejakulasi, agar tidak sampai terjadi pembuahan. Praktek ini terjadi di masa shahabat di mana Rasulullah SAW mengetahuinya, dan beliau mendiamkannya. Para ulama membolehkan hukum 'azl ini, sebab pada prinsipnya memang tidak ada larangan untuk itu. Asalkan istri rela menerimanya.
Dari Jabir berkata, ”Kami melakukan ‘azl di masa Nabi saw sedang Al-Qur’an turun. (HR Bukhari dan Muslim)
Dari Jabir berkata: ”Kami melakukan ’azl di masa Rasulullah saw, dan Rasul mendengarnya tetapi tidak melarangnya” (HR muslim).

Namun Asy-Syafi'iyah dan Al-Hanabilah serta beberapa ulama lainnya memakruhkan 'azl, lantaran Rasulullah SAW pernah mengatakan bahwa 'azl itu termasuk pembunuhan yang tersembunyi. Namun Imam Al-Ghazali memandang bahwa 'azl itu dibolehkan bila memang ada alasannya, seperti banyak anak dan sebagainya.

Atas dasar kebolehan melakukan 'azl inilah para ulama membolehkan pasangan suami istri meminum obat penunda kehamilan (kontrasepsi), asalkan bersifat temporal. Namun bila bersifat terus menerus, mereka mengharamkannya.

Rabu, 19 Mei 2010

NASKAH DRAMA JUDUL " KESABARAN "

KESABARAN

Sebuah cerita yang mengisahkan seorang remaja dari ekonomi lemah yang giat dan gigih dalam berusaha, semenjak dari bangku SD hingga sampai di perguruan tinggi mencari biaya sendiri dan dengan penuh ejekan atau cemoohan teman-temannya. Namun beliaunya mengadapinya dengan sabar, akhirnya Allah menjadikannya beliaunya menjadi orang sukses.
Para hadirin sekalian, marilah kita saksikan pagelaran teater cilik siswa-siswi SDN ....... Dengan mengangkat cerita “ Seorang penyabar “.
Dengan para pemain :
1. Ardy sebagai seorang penyabar diperankan oleh Ayub Abdurrahman Priono
2. Eka Fitria Riana sebagai Ibu Ardy
3. Muhammad fahri Muzakki sebagai guru
4. Andreas Bayu kusuma sebagai Joni
5. Thomas sahabat Joni diperankan oleh Siswo Muhammad Arif Nugroho
6. Fatimah dan Zahro sebagai sahabat Ardy diperankan oleh Sasisania Dewantari dan Laili
7. Mbah dukun diperankan oleh Fadil

Hadirin yang berbahagia inilah teater cilik siswa-siswi SDN ............ disutradai oleh Ibu Khusnul Hidayat selamat menyaksikan.

Ardy : Bu…..Ardy akan berangkat kesekolah dulu ( jabat tangan ) saya minta doa restu ibu agar ardy bisa mengerjakan soal-soal ujian nanti dengan benar.
Ibu : Berangkatlah nak………biar nanti tidak terlambat, ibu selalu mendoakanmu.
Guru : (Lonceng berbunyi , semua siswa memasuki ruangan ujian, berdoa ), kemudian assalamu’alaikum. kerjakan soal-soal ujian ini dengan baik, ikuti tata tertib yang sudah ditentukan.
Murid : semua siswa menjawab ( wa’alaikum salam wr.wb )
Guru : (membagikan soal ) kerjakan soal-soal ujian ini dengan baik, ikuti tata tertib yang sudah ditentukan.
Murid : ia Pak Guru
Joni : soal-soal ujian ini biar aku kerjakan ngawur aja , aku tetap lulus dan dapat nilai
baik.( sudah selesai mengerjakan sambil tersenyum-senyum ).
Thomas : (duduk disebelah kanan Joni ) Jon kok udah selesai tolong Bantu aku soal nomor 5.
Joni : ( senyum ) walah gitu aja kok nanya jawabanya A
Thomas : (menulisnya ) makasih Jhon nanti aku dikasih tahu resepnya ya.
Joni : O.K ………….

Lonceng berbunyi, Waktu ujian telah habis semua siswa diperkenankan meninggalkan ruangan ujian.
Guru : biarkan soal –soal tetap di tempatnya .
Murid : berdoa ( lalu berjabat tangan dengan guru)
Thomas: Gimana resepnya tadi ?? o…alah gitu aja kok repot, nanti tak antar kita
berangkat bersama-sama ke rumah Mbah dukun .
Thomas : Ya jon kalau gitu akau tak ganti baju dulu
Joni : O.K (tertawa terbahak-bahak sambil ….mengadu tangan )
Maka berangkatlah Joni dan Thomas menuju rumah Dukun dengan maksud agar mbah dukun dapat menolong nilai ujian joni, waktu di jalanan bertemulah mereka dengan ardy

ARDY: (jualan kue di jalan sambil menewarkan dagangannyannya) kue_kue pisang-pisang,kuenya pak
Joni : Hai, mana mungkin kuemu bisa laku orangnya jelek,baju rombeng,miskin lagi
Thomas : benar apa yang di katakana Joni (lalu kuenya di tending Joni)
Joni : Ayo kita lanjutkan perjalanan ke Mbah Dukun


Ardy menanggis sambil merapikan kuenya yang tercecer,namun Ardy tetap menghadapi kehidupannya dengan sabar


Joni : permisi Mbah Dukun………………………………………..
Mbah Dukun : silahkan masuk……………………….ada apa nak,kok kelihatannya penting,(Dukun tertawa terbahak-bahak)
Thomas : Jon,saya takut (bisik-bisik)
Joni : Jangan takut,memang gitu Mbah Dukun (bisik-bisik)
Mbah Dukun : coba katakana nak,apa yang sebenarnya kamu inginkan,jangan takut nanti
akan Mbah Dukun bereskan semuannya
Joni : Begini Mbah,…………..saya kesini mohon restu pada Mbah Dukun agar nilai
ujian saya bisa lulus dan dapat nilai ujian yang baik
Mbah Dukun : Oooo Aalah, gitu aja kok repot,bisa,bisa,bisa coba ke sini,Mbah Dukun bacakan mantra agar kamu bisa lulus ujian dengan nilai baik(prosese ritual dimulai )siapa namamu nak ?
Joni : (manjawab) Joni
Mbah dukun : ( menunjukkan jari telunjuk ) dan kamu siapa ?
Thomas : (menjawab ) Thomas Mbah
Mbah dukun : (lalu mbah Dukun manggut-manggut kemudian komat kamit baca mantra,lalu memberikan bungkusan pada keduanya ) Sekarang pulanglah nak !!!nanti kamu akan dapat nilai bagus.
Joni dan Thomas : makasih mbah, kami mohon diri…..(keduanya berjabat tangan pada mbah dukun )
Setelah pulang dari mbah dukun Joni dan Thomas ditengan perjalanan bertemu dengan Fatimah.dan teman-temannya.
Joni : hai Fatimah kamu mau kemana ? , sini dong ngobrol dulu.
Fatimah : aku mau kerumah ardy , sekalian aku mau belajar disana ada materi yang belum saya pahami , ayo kita sama-sama kerumah ardy.
Joni : (nyengir) ngapaiin ke ardy, ngapain susah-susah belajar, aku mengerjakan ngawur aja nanti lulus kok gampang pang………pang…………...pang.
Fatimah : kamu kok menganggap enteng ujian…..ya terserah nanti, kalau tidak lulus itu urusan kamu.
Joni : aku akan lulus , kamu yang tidak lulus..ha…ha….ha……
Thomas : Ayo kita pulang bersama-sama
Waktu telah berlalu tibalah saat yang ditunggu-tunggu ?
Kini tibalah pengumuman kelulusan, semua siswa bergembira karena bias lulus dan saling berjabat tangan , Ardy yang menjadi bahan ejean lulus dengan prestasi yang baik. Disisi lain Joni yang selalu bermalas-malasan belajar dan menyombongkan diri ternyata tidak bisa lulus.
Ardy : alhamdulillah aku bias lulus ( sesampai dirumah nanti aku cepat-cepat memberitahu ibu )
Ibu : ( sedang menata kue sambil berpikir ) ya…….bagaimana kelulusan ardy nanti mudah-mudahan bisa lulus semoga Allah mengabulkan doa kami.
Ardy : (lari cepat-cepat, mengetuk pintu segera menemui ibunya ) bu….bu….bu…………. alhamdulillah a ….a….aku lulus bu……..
Ibu : syukurlah nak, ternyata usahamu tidak sia-sia. Alhamdulillah ya Allah ..( sambil menengadahkan tangan dan mengusapnya)
Ardy : bu…setelah lulus ini saya ingin melanjutkan di fakultas kedokteran.
Ibu : ibu mendukung cita-citamu nak…….tapi bagaimana mungkin ibu bisa membiayai kamu ,biayanya saja mahal
Ardy : iya bu…….ardy tahu nanti ardy akan usahakan sambil kerja dan saya akan belajar tekun , aku mohon restu ibu.
Ibu : ibu selalu merestuimu dan mendoakanmu semoga apa yang kamu cita-citakan tercapai.
Sementara itu Jhoni terlihat murung dan marah.
Joni : sial-sial. Kenapa Cuma aku yang tidak lulus padahal aku udah ke mbah dukun ya memang sial..
Begitulah joni menghabiskan waktunya dengan hura-hura. Waktu telah berjalan, hari demi hari bulan demi bulan dan tahun berganti tahun. Ardy dari seorang anak yang kekurangan namun dengan semangat belajar yang tinggi dengan kerja keras telah mencapai kesuksesan. Kini joni mengalami sakit akhirnya dibawa ke dokter
Joni : aduh……sakit bener nih …badan..( mendesah kesakitan)
Ardy : kalian semua menunggu di luar ya,pasien akan saya periksa,Joni apa yang terjadi denganmu,aku adalah teman kamu waktu sekolah dulu.
Joni : kamu siapa, ngaku-ngaku temankusegala( bicara ngomel)
Ardy : saya ardy…teman kamu sekolah dulu,Joni tahan sedikit ya sakitnya.saya periksa
Joni : (joni matanya terbelalak kaget,lalu mengucaknya)apa benar ya itu Ardy,ya…………….bisa juga Dia pandai (Joni sadar)aku minta maaf padamu ardy . aku selama ini mengejekmu, dan aku bermalas-malasan belajar akhirnya aku sekarang jadi begini. Maafkan aku ardy……
Ardy : iya saya maafkan, sudahlah jon itu masa lalu sekarang kamu harus sembuhdan semangatlah menjalani hidup …masih ada kesempatan yang lain.
Joni : terimakasih ardy……….kamu memang orang yang baik,setia kawan,suka menolong, penyabar,tidak putus asa,dan mempunyai semangat yang tinggi.
Ardy : ya kita harus saling tolong menolong,karena semua manusia saling membutuhkan Joni : iya Ardy kamu benar (lalu keduanya berjabat tangan dan berangkulan).
Hadirin sekalian demikianlah pagelaran teater cilik siswa-siswi SDN ..........., dan dapatlah diambil tauladan bahwa bagi yang sungguh-sungguh dalam belajar maka akan tercapai cita-citanya, dan sebaliknya bagi yang bermalas-malas dan senang hura-hura maka akan menuai kehancuran dan kegagalan. Semoga teater ini bisa bermanfaat dan sampai jumpa……………….sekian dan terimakasih.

Minggu, 09 Mei 2010

MENGEMBALIKAN TULISAN MS WORD YG KENA VIRUS

Aduh pusing rasanya, bila kita sudah capek-capek ngetik berlembar-lembar. dan sudah waktunya makalah itu disetor eh..ternyata malah word ngak bisa di buka alias kena virus atau ada tulisannya tapi ngak bisa kebaca, bingung juga ya. hal ini aku pernah ngalami bingung ,,,,,ya barangkali ada sedikit tipe yang bisa melonggarkan dada kita agar tidak ngetik lagi dari awal..namun tipe ini tidk 100% cos pleng. ada banyak kekurangannya ..coba aja ya kalian downloud lingk dibawah ini.
1.link1


2.link2
3.link3
dan silahkan kalian praktekkan sendiri
dan jika mengalami kesulitan silahkan pakai google terjemahan. agar kamu tahu maksudnya. udah segitu aja infi dari gue semoga dapat bermanfaat.

Kamis, 06 Mei 2010

BERTAHAN DIANTARA RERUNTUHAN

Aku adalah orang lemah..kecil..namun aku punya Tuhan yang Kuat dan perkasa
Aku adalah orang yang punya banyak kesalahan namun aku punya Tuhan yang Maha Pengampun
Aku adalah orang tersesat namun aku punya Tuhan yang selalu membimbingku kejalan lurus
Aku adalah orang miskin namun aku punya Tuhan Yang Maha kaya.
Oh...Tuhan Kaulah tempat aku berkeluh kesah..menumpahkan segala kekerdilanku.
semoga apa yang kau berikan kepadaku aku bisa selalu untuk mensyukurinya.
Siapa yang sombong dimuka bumu ini pasti Tuhanku akan lenyapkan , karna tak ada yang pantas sombong. Yang kuat dn perkasa dan yang serba Maha hanyalah Tuhanku, Allah swt. Allahu akbar. Allahu akbar, Allahu akbar.......Subhanaallah.

Rabu, 05 Mei 2010

KESULITAN HIDUP ADALAH BAGIAN DARI KEBAHAGIAN HIDUP

Siapa sih yang ngak pernah susah ??? pasti tak ada bukan ????Nabi Muhammad saw sendiri juga pernah susah, ketika beliau ditinggalkan siti khodijah dan pamannya abu Tholib sehingga pada waktu itu disebut amul huzni. Begitu juga aku, kamu, dan mungkin kalian semua pasti pernah merasakan pahitnya hidup ini. Kalau aku sendiri sangat pernah, bahkan sering aku merasakannya, entah itu ngak punya uang, toko sepi sehingga uang pun menipis. dan masih banyak lagi, yang mungkin ngak aku utarakan semuanya. Bagaimanapun hidup ini adalah pilihan kalau aku memilih ini..maka aku harus melakukan apa yang aku pilih dan aku tidak boleh cengeng dengan semua resiko yang aku hadapi. aku memang tak setegar batu karang tapi aku akan tetap ada walaupun ombak , angin, hujan selalu datang kepadaku. kalau aku jadi kamu tentunya aku bukan aku. aku adalah bagian dari hidup ini. Aku punya pilihan dalam hidup, dan aku tahu resikonya dari apa yang aku pilih.ya ..satu-satunya jalan agar aku tetap ada dalam hidup ini adalah selalu mendekat-dan mendekat kepadaNya. tak ada mahluk manapun yang akan menolongku jika terjadi suatu yang mengenahiku. dan aku harus tetap berharap kepadaNya. Ya Allah..sungguh berat hidup ini..namun aku mohon kepamu agar kau tegarkan jiwa ini tuk selalu menghadapi hidup ini, aku mohon kuatkan imanku, cukupilah aku dengan rizqimu, karena aku tidak akan berharap kepada siapapun kecuali hanya kepadaMu ya Allah.Kesulitan hidup ini tiada artinya dengan kenikmatan yang telah kau berikan kepadamu, tapi mengapa hati ini selalu berkeluh kesah. ya Allah tuntunlah hati ini agar aku hanya berkeluh kesah kepadamu tidak kepada mahluk. Ya Allah aku yaqin akan janjimu bahwa pada setiap kesusahan pasti akan ada kemudahan,aku yaqin itu ya Allah.Ya Allah tetapkan iman ini ya .....cukup sudah curahan jiwaku hari ini aku berharap semoga Allah swt senantiasa membimbingku kejalan yang diridhoiNya....amin..amin..ya Rabbal alamin.