Sabtu, 25 Juni 2011

BERDOA DAN BERSABAR

(6)
” janganlah kelambatan masa pemberian Tuhan Kepadamu, padahal engkau bersungguh-sungguh dalam berdoa menyebabkan patah harapan, sebab Allah telah menjamin menerima semua do’a dalam apa yang ia kehendaki untukmu, bukan menurut kehendakmu dan pada waktu yang ditentukanNya, bukan pada waktu yang engkau tentukan “
Firman Allah :
” Tuhanmu yang menjadikan segala yang dikehendakiNya dan memilihnya sendiri, tiada hak bagi mereka untuk memilih “.
Sebaiknya seorang hamba yang tidak mengetahui apa yang akan terjadi mengajui kebodohan dirinya, sehingga tidak memilih sesuatu yang tampak baginya sepintas lalu baik, padahal ia tidak mengetahui bagaimana akibatnya. Karena itu bila Allah yang maha mengetahui lagi bijaksana memilihkan untukmu sesuatu, hendaknya rela dan menerima pilihan Allah. Karena itu bila berdo’a, kemudian belum tercapai keinginan, jangan keburu putus asa.
Firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 216
” Mungkin kamu membenci sesuatu padahal itulah yang baik bagimu, dan mungkin kamu suka pada sesuatupadahal bahaya bagimu, dan Allah yang mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
Abu Hasan Asy-Syadzily ra. ketika mengartikan surat Yunus ayat 89:
” Sungguh telah diterima doamu berdua (Musa dan Harus as), yaitu tentang kebinasaan Fir’aun dan tentaranya maka hendaknya kamu berdua tetap sitiqomah (sabar dalam melanjutkan perjuangan dan terus berdo’a). dan jangan mengikuti jejak orang-orang yang tidak mengerti, (kekuasaan dan kebijakan Allah ).”
Maka terlaksananya kebinasaan Fir’aun yang berarti setelah diterima do’a itu, sesudah 40 tahun.
Anas ra. berkata :
Tiada seorang berdo’a, melainkan pasti diterima Allah do’anya, atau dihindarkan daripadanya bahaya, atau diampunkan sebagian dosanya, selama ia tidak berdoa untuk sesuatu yang berdosa, atau untuk memutuskan hubungan famili.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA.