Senin, 12 Juli 2010

UTUSAN MAUT

Utusan Maut

Inilah sebuah dongeng kuno tentang seseorang yang sakit didatangi malaikat maut. Orang itu lalu bertanya, “Apakah kedatanganmu sebagai kunjungan biasa atau untuk mencabut nyawaku?”
Malaikat menjawab, “Kunjungan biasa.”
Orang itu berkata lagi, “Demi persahabatan kita, jika dekat ajalku nanti, kirimkan utusan untuk memberitahu aku.”
Malaikat menyetujui permintaan itu.
Pada suatu hari sang malaikat datang untuk mencabut nyawanya. Orang itu berkata, “Bukankah belum ada utusanmu yang datang kapadaku untuk memberitahukan perkara ini?”
Sang malaikat menjawab, “Sudah……sudah pernah datang, bahkan beberapa kali. Bukankah tulang punggungmu bungkuk padahal sebelumnya lurus? Rambutmu memutih yang sebelumnya hitam, suaramu bergemetar sesudah dahulunya lantang. Bahkan akhir-akhir ini kamu lemah sesudah dahulunya kamu kuat perkasa. Penglihatanmu baur sesudah dahulunya terang, kamu dahulu penuh harapan, tetapi akhir-akhir ini sering putus asa. Aku telah mengirim banyak utusan kepadamu padahal kamu hanya meminta satu utusan. Oleh karena itu, janganlah kamu menyalahkan aku.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA.