Langsung ke konten utama

PEMBAGIAN HUKUM AIR (FIQH )

Air ditinjau dari segi bisa mensucikan atau tidaknya, terbagi menjadi empat macam.
  1. Air suci mensucikan ( thahir muthahir).yang dimaksud disini adalah air mutlaq, yakni air yang tidak terikat dengan batasan tertentu yang selalu melekat atau yang memiliki batasan; seperti air sumur bila dipindah ke gelas , maka berubah namanya menjadi air gelas.
  2. Air suci mensucikan tetapi makruh ( thahir muthahir makruh). yakni air suci mensucikan tetapi makruh bila digunakan untuk mensucikan badan , yakni air yang dipanaskan dibawah terik sinar matahari (musyammas). dapun kriteria air yang makruh digunakan bersuci adalah : a. Apabila digunakan untuk mensucikan badan. b. Tempatnya terbuat selain dari emas dan perak.c. Dipanaskan pada daerah yang cuacanya panas dan masih terdapat air yang lain.
  3. Air suci tidak mensucikan (air thohir ghoiru muthohir). Yakni air suci yang tidak bisa mensucikan pada yang lain. Air ini terbagi dua bagian : a. air musta'mal, yakni air yang telah memenuhi kriteria sebagai berikut : 1). Telah digunakan untuk basuhan wajib.2) Kurang dua qullah.3) Telah terlepas dari bagian yang dibasuh. b. Air Mutaghayyir, yakni air yang berubah salah satu sifatnya (rasa, bau, dan warna). Adapun hal-hal yang menyebabkan berubahnya air adalah:1) Mukhalith, yakni sesuatu yang dapat larut atau bercampur dengan air; seperti gamping. Apabila perubahannya hanya sedikit, sehingga tidak merubah kemuthlaq-an air, maka air tersebut berhukum suci tapi tidak bisa mensucikan.2). Mujawir, yakni -sesuatu yang tidak dapat larut (bercampur) dengan air: seperti minyak . air yang berubah sebab mujawir baik sedikit atau banyak tetap berhukum suci mensucikan. 3). Sesuatu yang tidak dapat terhindar dari air; seperti lumpur dan lumut. Air yang berubah sebab hal ini tetap berhukum suci mensucikan.4). lamanya diam (menggenang). Air yang berubah sebab lamanya diam tetap berhukum suci mensucikan.
  4. Air Najis, yakni air suci yang terkena benda najis. Air apabila terkena benda najis hukumnya terbagi dua macam.a. airnya sedikit (kurang dari dua qullah), baik berubah atau tidak, hukumnya tetap najis. b. Air banyak (mencapai dari dua qullah atau lebih), apabila berubah salah satu sifatnya, maka tersebut berhukum najis. Bila tidak berubah sifatnya, maka hukumnya suci.

Komentar

  1. Terima kasih atas artikelnya. moga2 bs trs bs membuat artikel spr ini, buat orng yg blm bs masak .... , :)

    BalasHapus
  2. Terimah kasih atas pencerahannya di artikel

    BalasHapus
  3. Terimah kasih atas pencerahannya di artikel

    BalasHapus

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA.

Postingan populer dari blog ini

EMPAT WALI QUTUB

Syaikh Abdul Qadir al-Jilani
Beliau pernah berkata “Kakiku ada diatas kepala seluruh wali.” Menurut Abdul Rahman Jami dalam kitabnya yang berjudul Nafahat Al-Uns, bahwa beberapa wali terkemuka diberbagai abad sungguh-sungguh meletakkan kepala mereka dibawah kaki Syaikh Abdul Qadir al-Jilani.

Syaikh Ahmad al-Rifa’i
Sewaktu beliau pergi Haji, ketika berziarah ke Maqam Nabi Muhammad Saw, maka nampak tangan dari dalam kubur Nabi bersalaman dengan beliau dan beliau pun terus mencium tangan Nabi SAW yang mulia itu. Kejadian itu dapat disaksikan oleh orang ramai yang juga berziarah ke Maqam Nabi Saw tersebut. Salah seorang muridnya berkata :
“Ya Sayyidi! Tuan Guru adalah Quthub”. Jawabnya; “Sucikan olehmu syak mu daripada Quthubiyah”. Kata murid: “Tuan Guru adalah Ghaus!”. Jawabnya: “Sucikan syakmu daripada Ghausiyah”.
Al-Imam Sya’roni mengatakan bahwa yang demikian itu adalah dalil bahwa Syaikh Ahmad al-Rifa’i telah melampaui “Maqamat” dan “Athwar” karena Qutub dan Ghauts itu a…

NASKAH DRAMA JUDUL " KESABARAN "

KESABARAN

Sebuah cerita yang mengisahkan seorang remaja dari ekonomi lemah yang giat dan gigih dalam berusaha, semenjak dari bangku SD hingga sampai di perguruan tinggi mencari biaya sendiri dan dengan penuh ejekan atau cemoohan teman-temannya. Namun beliaunya mengadapinya dengan sabar, akhirnya Allah menjadikannya beliaunya menjadi orang sukses.
Para hadirin sekalian, marilah kita saksikan pagelaran teater cilik siswa-siswi SDN ....... Dengan mengangkat cerita “ Seorang penyabar “.
Dengan para pemain :
1. Ardy sebagai seorang penyabar diperankan oleh Ayub Abdurrahman Priono
2. Eka Fitria Riana sebagai Ibu Ardy
3. Muhammad fahri Muzakki sebagai guru
4. Andreas Bayu kusuma sebagai Joni
5. Thomas sahabat Joni diperankan oleh Siswo Muhammad Arif Nugroho
6. Fatimah dan Zahro sebagai sahabat Ardy diperankan oleh Sasisania Dewantari dan Laili
7. Mbah dukun diperankan oleh Fadil

Hadirin yang berbahagia inilah teater cilik siswa-siswi SDN ............ disutradai oleh Ibu Khusnul Hidayat selamat menyaks…

DOA AWAL DAN AKHIR TAHUN BULAN MUHARRAM / SURO

DOA AWAL TAHUN DI BACA HABIS MAGHRIB TGL 1 MUHARRAM





DAN DOA AKHIR TAHUN DI BACA SETELAH ASHAR TGL 29 DZULHIJJAH

SEMOGA BERMANFAAT. AMIN.

DOA DIATAS DAPAT ANTUM DOWNLOUD DISINI UNTUK AWAL TAHUN  DAN DISINI  UNTUK AKHIR TAHUN