Senin, 26 Juli 2010

KEUTAMAAN PUASA SUNNAH

Disini saya ingin menjelaskan sedikit tentang keutamaan-keutamaan dalam berpuasa sunnah, yang merupakan ibadah tambahan bagi kaum muslimin untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah subhanallah ta'ala :
  1. Puasa Senin-kamis: Puasa senin-kamis sering dikerjakan oleh rasulullah SAW sepanjang hidupnya, Rasulullah SAW selalu melakukan puasa sunnah itu, bahkan jarang beliau meninggalkannya, mengingat adanya keutamaan dan manfaatnya yang demikian besar. diantara keutamaan puasa senin-kamis ini adalah : Senin adalah hari diturunkan Al-Qur'an. Senin adalah hari kelahiran Rasulullah SAW. Senin adalah hari penetapan kerasulan Muhammad SAW. Senin dan Kamis adalah hari pemerikasaan dan pelaporan amal manusia.Senin dan kamis adalah dibukannya pintu-pintu surga.
  2. Puasa Daud adalah puasa yang dilakukan dengan cara selang seling, sehari puasa sehari berbuka. Puasa ini sering dilakukan oleh Nabi Daud a.s, sehingga dinamakan puasa Daud. Rasulullah SAW menyebut puasa Daud sebagai puasa yang paling utama, sebagaimana sabdanya :  " Puasalah sehari dan berbukalah sehari, karena yang demikian itu adalah seutama-utamanya puasa; itulah puasa saudaraku Daud 'alaihissalam."
  3. Puasa hari-hari putih ( Ayyamul Bidh): tanggal 13,14 dan 15 setiap bulan qamariyah (tahun hijriyah), puasa ini dinamakan hari putih (ayyamul bidh) karena pada hari-hari tersebut bertepatan dengan terang bulan.  Rasulullah rutin melakukannya .Rasulullah SAW pernah bersabda yang diriwayatkan dari Abdullah Ibn Amr Ibn 'Ash : " Berpuasalah setiap bulannya tiga hari. Karena sesungguhnya kebaikan pada hari itu dihitung dengan sepuluh kelipatannya yang nilainya sama seperti berpuasa sepanjang tahun." (H.R Muttfaqun 'Alaih).
  4. Puasa bulan Muharram ( Puasa 'Asyura) : Muharram merupaka bulan pertama dalam hitungan kalender Qamariyah, karena pada waktu itu Rsulullah pertama kali hijrah ke Madinah. Allah sangat memulyakan bulan Muharram sehingga disebut sebagai bulan Allah (syahrullah), pada bulan ini Allah menyelamatkan Nabi Musa dari kejaran Fir'aun. Pada bulan ini dilarang kontak senjata (peperangan).Puasa pada bulan ini sangat dianjurkan sebagaimana Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan dari Abi Hurairah r.a : " Sebaik-baiknya puasa setelah bulan Ramadhan adalah pada bulan Allah, yaitu Muharram (H.R Abu Dawud dan Tirmidzi).
  5. Puasa Bulan Rajab. Rajab merupakan bulan ketujuh dalam hitungan kalender islam. sama seperti Muharram, Rajab termasuk bulan-bulan yang mulia. Allah meng-Isra' Mi'rajkan Rasulullah SAW pada bulan Rajab. perintah sholat juga diwajibkan pada bulan ini. Rasulullah SAW bersabda : " Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku."
  6. Puasa bulan Sya'ban. Sya'ban adalah bulan kedelapan dalam hitungan kalender Qomariyah. ia terletak setelah bulan Rajab dan sebelum Ramadhan. Penyebutan bulan Sya'ban sering disatukan dengan bulan Rajab dan ramadhan, seperti dalam doa yang sering dibaca umat islam berikut ini : " Ya Allah, berkahi kami du bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan umur kami di bulan Ramadhan.". Dari "Aisyah r.a menceritakan : " Aku tidak melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa satu bulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Dan aku tidak melihat beliau pada bulan-bulan yang lain berpuasa lebih banyak dari bulan Sya'ban." (HR. Muttafaqun 'Alaih). Mengapa Rasulullah banyak puasa pada bulan Sya'ban. pertanyaan inilah yang mengusik Usamah bin Zaid r.a, sehingga ia langsung menemui Rasulullah SAW dan bertanya,kenapa Rasulullah berpuasa lebih banyak di bulan Sya'ban dibandingkan bulan-bulan lainya ?.Beliau memberikan penjelasan, " Bulan itu sering dilupakan orang, karena letaknya antara Rajab dan Ramadhan, padahal pada bulan itulah diangkatnya amal-amalan manusia kepada Tuhan. Maka saya ingin ketika amalan saya diangkat saya dalam keadaan berpuasa."
  7. Puasa Bulan Syawwal. Bulan ini adalah bulan kesepuluh yang jatuh setelah Ramadhan. Secara bahasa Syawwal artinya peningkatan amal. Pada bulan Ramadhan, umat islam diperintahkan melaksanakan puasa sebulan penuh, ditambah melakukan amal sholeh lainya seperti shalat teraweh, membaca Al-Qur'an, zakat fitrah, dan sedekah. Berbagai amal tersebut dapat meningkatkan keimanan seseorang, sehingga setelah Ramdhan , iman seorang muslim dipastikan meningkat.Puasa 6 hari di bulan Syawwal memiliki keutamaan yang luar biasa, yakni sama nilainya dengan puasa selama setahun. Abu Ayyub menyatkan bahwa Rasulullah SAW pernah berssabda: " Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, lalu dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawwal, maka nilainya seperti puasa sepanjang tahu." (HR.Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi).
  8. Puasa Bulan Dzulhijjah (Puasa 'Arafah). Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk melakukan banyak amal shaleh pada bulan Dzulhijjah. Pahala orang yang mengerjakan amal shaleh pada bulan Dzulhijjah sebanding dengan pahala orang yang mati syahid di medan perang, karena membala agama Allah. sebagaimana diungkapkan oleh Ibnu Abbas r.a ia bercerita: " Tidak ada hari-hari yang mengerjakan amalan shaleh pada hari-hari itu yang lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini." (HR. Bukhari)

1 komentar:

  1. TRIM BANGET...SEMOGA BISA BERMANFAAT TUK SEMUA UMAT MUSLIM..AMIEN..

    BalasHapus

TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA.