Langsung ke konten utama

KEDAHSYATAN DO'A

Kedahsyatan Do'a

Alhamdulillaahirabbil'aalamiin, Allahuma shalli 'ala Muhammad waala aalihi washaabihii ajmai'iin, Saudaraku yang budiman, sesungguhnya kerugian yang amat besar bagi siapapun diantara orang-orang beriman yang tidak menyadari dan memanfaatkan secara optimal kekuatan do’a. karena do’a sudah dirancang sedemikian rupa oleh Allah Swt. menjadi pendamping yang kokoh dan strategis bagi kesuksesan dunia dan akhirat. Perlu diketahui pula bahwa orang yang tidak memiliki keyakinan kepada Allah dan hari akhirat (tidak beriman), kekuatan do’a ini tidak berlaku sama sekali.

Ketahuilah bahwa menyikapi hidup ini tidak cukup mengandalkan kekuatan akal pikiran saja, karena sangat banyak hal yang tidak kita ketahui daripada yang kita ketahui. Kita tidak tahu bencana apa yang akan menimpa kita hari ini atau esok, tak tahu isi hati orang yang ada disekitar kita, dan  banyak lagi hal-hal yang tidak kita ketahui. Makanya akan sangat tidak cukup bila mengandalkan kekutan dan ketangkasan jasmani kita, apalah artinya kehebatan tubuh yang bisa roboh seketika jika diterjang peluru atau menjadi lemah tak berdaya akibat diserang virus yang kecil mungil dan tidak terlihat.

Allah Maha Mengetahui apa pun yang akan terjadi, Maha Mengetahui segala yang tidak diketahui, dan Maha Kuasa untuk memberi tahu atau mencegah perbuatan apa pun sekehendak-Nya. Dan Dia menjanjikan akan menolong orang yang berdo’a, meminta kepada-Nya dan janjinya ini pasti benar, subhanallah, sungguh Allah tidak akan mengingakari janji-Nya. "Innallaha la yuhliful mi’aad." (Sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janjinya) (QS. Ali-Imran(3):9).

Dan Allah menggolongkan bahwa keengganan berdo’a, meminta, berharap, dan berlindung kepada-Nya adalah tanda-tanda keangkuhan dan kesombongan seseorang. Sebab sungguh ia telah merasa bahwa dirinya sanggup berbuat apa pun dengan kekuatan yang dimilikinya, padahal kelebihan apapun yang dimilikinya sesungguhnya hanyalah milik Allah, yang setiap saat bisa diambilnya tanpa bisa ditahan oleh siapapun.

Sunnguh, do’a-do’a yang kita panjatkan adalah suatu wujud penyerahan diri kita kepada Allah atas semua persoalan yang kita hadapi. Tentu saja pendapat yang sangat salah bila ada orang yang mengatakan bahwa aktivitas berdo’a merupakan sikap orang yang lemah atau orang yang bodoh yang tiada tahu jalan mana yang harus dilalui, atau ada pula yang mengatakan sebagai suatu upacara yang boleh dilakukan atau boleh ditinggalkan. " Berdo’a adalah aktivitas ibadah yang diperintahkan oleh Allah Swt.

Firman-Nya, "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah) bahwa sesungguhnya aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia berdo’a kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.’ (QS. Al-Baqarah(2):186).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

EMPAT WALI QUTUB

Syaikh Abdul Qadir al-Jilani
Beliau pernah berkata “Kakiku ada diatas kepala seluruh wali.” Menurut Abdul Rahman Jami dalam kitabnya yang berjudul Nafahat Al-Uns, bahwa beberapa wali terkemuka diberbagai abad sungguh-sungguh meletakkan kepala mereka dibawah kaki Syaikh Abdul Qadir al-Jilani.

Syaikh Ahmad al-Rifa’i
Sewaktu beliau pergi Haji, ketika berziarah ke Maqam Nabi Muhammad Saw, maka nampak tangan dari dalam kubur Nabi bersalaman dengan beliau dan beliau pun terus mencium tangan Nabi SAW yang mulia itu. Kejadian itu dapat disaksikan oleh orang ramai yang juga berziarah ke Maqam Nabi Saw tersebut. Salah seorang muridnya berkata :
“Ya Sayyidi! Tuan Guru adalah Quthub”. Jawabnya; “Sucikan olehmu syak mu daripada Quthubiyah”. Kata murid: “Tuan Guru adalah Ghaus!”. Jawabnya: “Sucikan syakmu daripada Ghausiyah”.
Al-Imam Sya’roni mengatakan bahwa yang demikian itu adalah dalil bahwa Syaikh Ahmad al-Rifa’i telah melampaui “Maqamat” dan “Athwar” karena Qutub dan Ghauts itu a…

NASKAH DRAMA JUDUL " KESABARAN "

KESABARAN

Sebuah cerita yang mengisahkan seorang remaja dari ekonomi lemah yang giat dan gigih dalam berusaha, semenjak dari bangku SD hingga sampai di perguruan tinggi mencari biaya sendiri dan dengan penuh ejekan atau cemoohan teman-temannya. Namun beliaunya mengadapinya dengan sabar, akhirnya Allah menjadikannya beliaunya menjadi orang sukses.
Para hadirin sekalian, marilah kita saksikan pagelaran teater cilik siswa-siswi SDN ....... Dengan mengangkat cerita “ Seorang penyabar “.
Dengan para pemain :
1. Ardy sebagai seorang penyabar diperankan oleh Ayub Abdurrahman Priono
2. Eka Fitria Riana sebagai Ibu Ardy
3. Muhammad fahri Muzakki sebagai guru
4. Andreas Bayu kusuma sebagai Joni
5. Thomas sahabat Joni diperankan oleh Siswo Muhammad Arif Nugroho
6. Fatimah dan Zahro sebagai sahabat Ardy diperankan oleh Sasisania Dewantari dan Laili
7. Mbah dukun diperankan oleh Fadil

Hadirin yang berbahagia inilah teater cilik siswa-siswi SDN ............ disutradai oleh Ibu Khusnul Hidayat selamat menyaks…

DOA AWAL DAN AKHIR TAHUN BULAN MUHARRAM / SURO

DOA AWAL TAHUN DI BACA HABIS MAGHRIB TGL 1 MUHARRAM





DAN DOA AKHIR TAHUN DI BACA SETELAH ASHAR TGL 29 DZULHIJJAH

SEMOGA BERMANFAAT. AMIN.

DOA DIATAS DAPAT ANTUM DOWNLOUD DISINI UNTUK AWAL TAHUN  DAN DISINI  UNTUK AKHIR TAHUN