Senin, 15 Maret 2010

RISALATUL MAHAID ( 1 )


BAB I

DEFINISI DAN DASAR HAIDH

Haidh menurut arti bahasa adalah ; Mengalir
Menurut arti Syara’ adalah ; Darah yang keluar dari kemaluan seorang wanita yang sudah berumur 9 (sembilan) tahun bukan karena sakit atau melahirkan. Adapun dasar haidh yang bersumber dari Al-Qur’an adalah firman Allah SWT dalam surat Al-baqarah ayat 222 yang berbunyi :

وَيَسْأَلُونَكَ عَنِ الْمَحِيضِ قُلْ هُوَ أَذًى فَاعْتَزِلُوا النِّسَاءَ فِي الْمَحِيض
Artinya :
Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid

Sedang dasar hadistnya adalah sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukkhori dan Muslim yang berbunyi ;

هَذَا شَيْءُ كَتَبَهُ الله ُعَلَى بَنَاتِ اَدَمَ. رواه بخاري ومسلم
Artinya :
Ini adalah sesuatu yang telah Allah tetapkan kepada anak cucu Adam .



BAB II
ISTILAH – ISTILAH HAIDH DAN HEWAN –HEWAN YANG HAIDH

Nama – nama haidh menurut Ulama’ itu ada lima belas macam yaitu :
1. Haidh 10. Dhohku
2. Mahidh 11. Dars
3. Mahadh 12. Diros
4. Thomtsu 13. Nifas
5. Ikbar 14. Qur’u
6. Thomsu 15. I’tishor
7. ‘Irok
8. Firok
9. Adza
Adapun yang haidh itu ada delapan yaitu :
1. Wanita 5. Unta
2. Kelelawar 6. Cecak
3. Dhobu’ 7. Kuda
4. Kelinci 8. Anjing






BAB III

TANDA – TANDA BALIGH

Tanda baligh bagi wanita itu ada tiga macam :
1. Genap berumur lima belas tahun Hijriyah
2. Keluar mani (sperma) sesudah berumur sembilan tahun hijriyah
3. Haidh yakni keluar darah setelah berusia sembilan tahun hijriyah


Sedangkan tanda baligh bagi laki- laki itu ada dua :
1. Genap berumur lima belas tahun hijriyah
2. Keluar sperma setelah berumur sembilan tahun






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA.